nasional

Mobil Dinas Propam Polres Tapanuli Dipakai Anak Jalan-jalan, Diklaim Serempetan Bukan Tabrak Lari

KS1
Selasa, 8 Juli 2025 | 15:00 WIB
Video Viral! Diduga Anak Remaja Pakai Mobil Dinas Propam untuk Pacaran, Terlibat Tabrak Lari di Palangkaraya. (KlikSoloNews/Twitter)

MEDAN, KLIKSOLONEWS.COM — Sebuah mobil dinas milik Plt Kepala Seksi Propam Polres Tapanuli Selatan menjadi sorotan publik setelah diduga terlibat kecelakaan di Kota Medan, Minggu 6 Juli 2025.

Kendaraan tersebut ternyata sedang digunakan oleh anak sang perwira, berinisial AP, tanpa sepengetahuan sang ayah.

Kejadian ini viral di media sosial usai rekaman yang menunjukkan AP tengah bersama seorang perempuan muda beredar luas. Warganet menduga mobil itu terlibat tabrak lari. Namun pihak kepolisian membantah tudingan tersebut.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan dalam keterangannya menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bukanlah tabrak lari, melainkan hanya insiden serempetan ringan. Ia juga memastikan bahwa hingga saat ini, belum ada laporan resmi yang masuk ke Polrestabes Medan terkait kejadian itu.

"Korban belum bisa kami hubungi, kami masih menunggu laporan resmi. Tapi tuduhan tabrak lari tidak benar, berdasarkan pengecekan tidak ada laporan eksiden yang dimaksud," kata Ferry.

Menurut penjelasan Ferry, mobil dinas itu semestinya berada di rumah karena pemiliknya—Plt Kasi Propam—tengah beristirahat usai bertugas ke Polda Sumut. Namun secara diam-diam, mobil tersebut dibawa anaknya, AP, untuk jalan-jalan di Kota Medan.

"Anaknya lihat gurunya di jalan, kebetulan satu arah, jadi dia tawari tumpangan. Dari situ kemudian terjadi insiden," jelas Ferry.

Perempuan yang terlihat dalam video viral itu sempat memunculkan berbagai spekulasi. Namun pihak kepolisian memastikan perempuan tersebut adalah guru AP, berinisial LS, yang kebetulan sedang berada di jalan saat AP melintas.

Meski pihak kepolisian mengklaim tidak ada laporan resmi terkait kecelakaan ini, namun sorotan publik masih tinggi, terutama karena kendaraan yang digunakan adalah mobil dinas polisi dan bukan milik pribadi.

"Isu tabrak lari tidak berdasar karena belum ada pelaporan. Tapi kami tetap membuka ruang jika ada pihak yang merasa menjadi korban," pungkas Ferry.(ks01)

Tags

Terkini