nasional

Soal Perjalanan Istri ke Eropa, Menteri UMKM Maman Abdurrahman Tegaskan Tak Gunakan Uang Negara

KS1
Sabtu, 5 Juli 2025 | 22:39 WIB
Soal Perjalanan Istri ke Eropa, Menteri UMKM Maman Abdurrahman Tegaskan Tak Gunakan Uang Negara. (KlikSoloNews/dok)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI, Maman Abdurrahman, menegaskan tidak ada dana negara yang digunakan dalam perjalanan istrinya, Agustina Hastarini, ke sejumlah negara Eropa.

Pernyataan tersebut disampaikannya langsung usai bertemu dengan Deputi Informasi dan Data KPK, Eko Marjono, di Gedung Merah Putih KPK, Jumat 4 Juli 2025.

Maman datang secara sukarela untuk memberikan klarifikasi terkait polemik yang sebelumnya ramai di media sosial.

"Saya tegaskan, tidak ada satu rupiah pun dari uang negara. Tidak juga dari pihak mana pun. Semua biaya ditanggung pribadi," ujar Maman.

Kehadiran Maman ke KPK disebut sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmennya sebagai pejabat publik terhadap prinsip transparansi.

Ia juga menyerahkan dokumen pendukung yang merinci seluruh biaya perjalanan sang istri, termasuk akomodasi dan transportasi yang telah dibayar sejak Mei 2025.

Sebelumnya, masyarakat menyoroti beredarnya surat berkop Kementerian UMKM yang mencantumkan nama istrinya dalam agenda “Misi Budaya” ke berbagai kota di Eropa seperti Istanbul, Brussels, Amsterdam, dan Milan, yang berlangsung pada 30 Juni hingga 14 Juli 2025. Surat tersebut juga disebut-sebut dikirim ke sejumlah perwakilan diplomatik Indonesia di Eropa.

Maman menjelaskan bahwa meski surat itu beredar, tidak ada fasilitas negara yang dimanfaatkan dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa sejak awal tidak ada niat memanfaatkan posisi jabatan untuk kepentingan pribadi atau keluarga.

“Saya mohon jangan ada asumsi keliru, karena ini menyangkut harga diri saya. Ini penting saya sampaikan demi menjaga kehormatan pribadi dan institusi," katanya.

Lebih lanjut, Maman berharap klarifikasi ini bisa menghentikan polemik yang berkembang dan memberikan kepastian kepada publik bahwa tak ada pelanggaran dalam aktivitas yang dilakukan istrinya.

“Saya hadir di KPK karena ingin menjaga integritas, bukan hanya sebagai menteri, tapi juga sebagai kepala keluarga,” tutupnya.(ks01)

Tags

Terkini