nasional

Ngeyel Angkut! 100 Warga PSHT Diamankan di Kleco, Kabag Ops: Kota Solo Zero Konvoi Knalpot Brong

KS1
Sabtu, 5 Juli 2025 | 22:26 WIB
Ngeyel Angkut! 100 Warga PSHT Diamankan di Kleco. Kabag Ops: Kota Solo Zero Konvoi Knalpot Brong. (KlikSoloNews/dok Polresta Surakarta)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM — Ngeyel angkut! Polresta Surakarta sekat akses masuk Kota Solo, 100 warga PSHT diamankan di Kleco.

Polresta Surakarta mengambil langkah cepat guna menjaga ketertiban dan keamanan menjelang kegiatan pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang digelar di Universitas Mambaul Ulum Surakarta.

Penyekatan dilakukan terhadap pergerakan massa PSHT yang hendak masuk ke wilayah Kota Solo pada Sabtu dini hari, 5 Juli 2025.

Operasi penyekatan ini dipimpin langsung Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, dan digelar di sejumlah titik strategis perbatasan kota, seperti Kleco, Tugu Makutho, Tugu Lilin Pajang, Jurug, Banyuanyar, Tanjung Anom, Mojo, dan ring road Mojosongo.

Menurut Kepala Bagian Operasi Polresta Surakarta, Kompol Engkos Sarkosi, langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan yang kerap terjadi saat momen-momen pengesahan PSHT.

-
Ngeyel Angkut! 100 Warga PSHT Diamankan di Kleco, Kabag Ops: Kota Solo Zero Konvoi Knalpot Brong. (KlikSoloNews/dok Polresta Surakarta)

“Penyekatan ini bersifat preventif dan dilakukan dengan pendekatan yang humanis. Kami ingin memastikan tidak ada pergerakan massa besar-besaran yang dapat memicu kerawanan,” ujarnya.

Di titik penyekatan Kleco, petugas berhasil menghentikan rombongan konvoi berjumlah sekitar 100 orang yang datang dari arah Boyolali.

Mereka diketahui berasal dari sejumlah daerah di sekitar Solo, seperti Sragen, Karanganyar, Klaten, dan Sukoharjo.

Selain itu, petugas juga menindak pelanggaran lalu lintas dengan mengeluarkan sembilan tilang. Sejumlah barang bukti turut diamankan, antara lain tiga STNK, enam unit sepeda motor berknalpot tidak standar (knalpot brong), serta empat botol minuman keras jenis ciu ukuran 600 ml.

“Kami tidak hanya mengamankan massa, tapi juga menertibkan pelanggaran yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Kota Solo zero konvoi dan knalpot brong,” tambah Kompol Engkos.

Seluruh kegiatan penyekatan berjalan aman dan terkendali. Hal ini tak lepas dari koordinasi intensif antarsatuan dan pendekatan persuasif yang dilakukan petugas di lapangan.

Polresta Surakarta mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dan menjaga situasi kota tetap kondusif.

“Kami tegaskan bahwa Kota Solo harus tetap damai. Kami minta semua pihak untuk menahan diri dan tidak melakukan aktivitas yang bisa menimbulkan gesekan,” tutup Kompol Engkos.(KSK01)

Tags

Terkini