nasional

Tol Klaten-Prambanan Resmi Dibuka, Pangkas Waktu Tempuh Solo ke Yogyakarta

KS1
Jumat, 4 Juli 2025 | 19:00 WIB
Tol Klaten-Prambanan Resmi Dibuka, Pangkas Waktu Tempuh Solo ke Yogyakarta. (KlikSoloNews/dok)

KLATEN, KLIKSOLONEWS.COM – Ruas Tol Solo–Yogyakarta segmen Klaten–Prambanan resmi beroperasi mulai 2 Juli 2025, menandai kemajuan signifikan dalam pengembangan infrastruktur konektivitas antara Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pengoperasian ruas tol sepanjang 8,6 kilometer ini disambut antusias oleh pengguna jalan yang berharap waktu tempuh menjadi lebih efisien.

Pengoperasian ini tertuang dalam Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dan sementara ini masih bebas tarif alias gratis, meskipun pengguna tetap diwajibkan menggunakan kartu e-tol untuk membuka portal otomatis di gerbang tol.

Berdasarkan pantauan pada Kamis 3 Juli 2025, Gerbang Tol Prambanan mulai dipadati kendaraan pribadi, angkutan umum, hingga truk logistik.

Ruas tol ini menjadi solusi utama untuk memangkas waktu tempuh dari Semarang ke Yogyakarta, yang sebelumnya memakan waktu lebih dari empat jam menjadi hanya sekitar dua jam.

“Dulu bisa empat jam lebih, sekarang kurang dari dua jam. Hemat waktu banget,” ujar Resa, warga Semarang yang rutin bepergian ke Yogyakarta.

Wawan, sopir truk kontainer, juga merasakan dampaknya. Menurutnya, tol ini sangat membantu dalam mempercepat pengiriman barang.

“Perjalanan lebih cepat, nyaman, dan hemat BBM. Ini sangat membantu untuk logistik,” katanya.

Sementara itu, Nauval, wisatawan asal Madiun, mengaku perjalanan menuju Yogyakarta menjadi lebih menyenangkan.

“Akses tol baru ini bikin perjalanan lancar, jadi bisa sampai dengan lebih santai dan tidak stres,” ungkapnya.

Direktur Teknik PT Jasamarga Jogja–Solo (JMJ), Pristi Wahyono, menyampaikan bahwa seluruh infrastruktur dan fasilitas di segmen Klaten–Prambanan sudah dinyatakan siap operasi. Sementara itu, untuk tarif resmi tol masih menunggu surat keputusan dari Kementerian PUPR.

“Operasional masih gratis. Namun pengguna tetap wajib memiliki e-tol untuk bisa masuk,” ujarnya.

Pristi juga mengingatkan agar masyarakat tetap berhati-hati saat berkendara di ruas tol baru ini. “Walaupun baru dan masih gratis, jangan kebut-kebutan. Tetap jaga keselamatan,” imbaunya.

Ia menambahkan, pembangunan lanjutan ruas Prambanan–Purwomartani sejauh 20,075 kilometer sudah mencapai progres 80 persen, dan ditargetkan rampung serta mulai beroperasi pada Juni 2026.

Ruas tol Klaten–Prambanan merupakan bagian dari proyek strategis Tol Solo–Yogyakarta–YIA yang menghubungkan kota-kota penting di Jawa Tengah dengan Bandara Yogyakarta International Airport (YIA).

Tol ini diproyeksikan mempercepat mobilitas barang dan orang, sekaligus mendongkrak sektor pariwisata, UMKM, dan ekonomi daerah.

Dengan akses jalan tol yang lebih cepat dan efisien, masyarakat kini memiliki alternatif terbaik menuju Yogyakarta tanpa harus terjebak kemacetan, terutama di jalur-jalur nasional yang selama ini padat saat musim liburan.(KS02)

Tags

Terkini