nasional

Waspada Sniffing! Modus Kejahatan Siber Berkedok Kiriman WhatsApp dengan Format APK

KS1
Jumat, 4 Juli 2025 | 16:30 WIB
Waspada Sniffing! Modus Kejahatan Siber Berkedok Kiriman WhatsApp dengan Format APK. (KlikSolonews/dok)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM – Kejahatan siber terus berevolusi. Salah satu metode yang kini menjadi momok menakutkan bagi pengguna internet, terutama pengguna mobile banking, adalah sniffing.

Teknik ini memungkinkan peretas mengintip dan mencuri data digital yang dikirim melalui jaringan internet, terutama WiFi publik.

Modus sniffing semakin berbahaya karena kini dikombinasikan dengan aplikasi pesan instan seperti WhatsApp.

Pelaku memanfaatkan kelemahan pengguna yang kurang waspada terhadap file yang dikirim dari nomor tidak dikenal.

Biasanya, peretas menyamarkan file berbahaya berformat .APK sebagai gambar, dokumen pengiriman paket, atau bahkan invoice belanja online. Begitu file diklik dan diinstal, aplikasi jahat tersebut mulai bekerja di balik layar.

“Begitu aplikasi jahat itu aktif, pelaku bisa mencuri berbagai informasi penting seperti username dan password m-banking, data kartu kredit, hingga email pribadi korban,” ujar seorang pakar keamanan siber kepada wartawan.

Dilansir laman resmi Komdigi, penggunaan jaringan WiFi publik pun menambah risiko. Dalam kondisi ini, sniffing memungkinkan pelaku menyadap lalu lintas data tanpa disadari korban. Informasi sensitif yang tidak terenkripsi bisa dengan mudah diserap.

Modus Sniffing yang Harus Diwaspadai:

  1. Pelaku berpura-pura sebagai kurir paket

  2. Mengirim file.APK berkedok foto

  3. Memanfaatkan WiFi publik untuk menyusup data


Cara Mencegah M-Banking Dibobol Sniffer:

  1. Jangan klik link atau file dari nomor tidak dikenal

  2. Unduh aplikasi hanya dari Play Store atau App Store

  3. Aktifkan notifikasi transaksi m-banking

  4. Cek mutasi rekening secara berkala

  5. Ganti password secara rutin

  6. Hindari WiFi publik untuk transaksi keuangan


Sudah Terlanjur Klik File? Lakukan Ini Segera:

  1. Matikan koneksi internet atau aktifkan mode pesawat

  2. Hapus aplikasi asing yang terinstal tanpa izin

  3. Bersihkan cache dan data di pengaturan HP

  4. Ganti semua password penting, termasuk email dan m-banking

  5. Lakukan reset pabrik (factory reset) jika perlu


Cerdas digital, aman bertransaksi. Satu klik bisa jadi awal bencana jika kita lengah. Laporkan kejahatan digital ke call center bank Anda atau pihak berwenang. (KS01)

Tags

Terkini