nasional

Polri Bangun 24 Dapur Gizi di Jawa Tengah, Dorong Akselerasi Program MBG untuk Anak Sekolah

KS1
Rabu, 25 Juni 2025 | 14:45 WIB
Polri Bangun 24 Dapur Gizi di Jawa Tengah, Dorong Akselerasi Program MBG untuk Anak Sekolah. (KlikSoloNews/dok Polda Jateng)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM — Dalam upaya mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu prioritas nasional, Kepolisian Republik Indonesia menggagas pembangunan 24 dapur gizi atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Polda Jawa Tengah.

Peletakan batu pertama pembangunan dapur tersebut dilakukan langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Kota Solo, Rabu 25 Juni 2025.

Pembangunan SPPG ini merupakan wujud komitmen Polri dalam menyukseskan agenda Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya di bidang peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi anak bangsa.

"Dengan dimulainya pembangunan ini, kami mendukung penuh pelaksanaan MBG yang menyasar anak-anak sekolah mulai dari TK hingga SMA. Ini adalah fondasi penting bagi masa depan Indonesia," ungkap Jenderal Sigit dalam sambutannya di lokasi SPPG Surakarta, Jalan Kepodang.

Menurutnya, proyek 24 dapur gizi tersebut ditargetkan selesai dalam waktu tiga bulan, dan diperkirakan mampu melayani sekitar 90.717 anak.

Jika hasil pelaksanaan berjalan lancar, program ini berpeluang diperluas hingga tiga kali lipat, menyasar lebih banyak wilayah.

Lebih lanjut, Kapolri menyampaikan pentingnya sinergi lintas sektor. Ia menyebut bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Gubernur juga telah menyiapkan satuan tugas (satgas) untuk mendukung pelaksanaan dan perluasan program ini.

"Kolaborasi menjadi kunci. Kita tidak bisa berjalan sendiri. Semua harus bergerak bersama untuk memastikan anak-anak Indonesia mendapat hak dasarnya akan asupan gizi yang layak," ujarnya.

Kapolri juga menekankan bahwa keberadaan SPPG di tingkat Polres akan memperkuat sistem dukungan lapangan.

SPPG tidak hanya akan menyiapkan makanan bergizi bagi pelajar, namun juga menjadi bagian dari intervensi sosial untuk meningkatkan kualitas hidup generasi penerus.

Saat ini, Jawa Tengah telah memiliki satu dapur gizi SPPG yang telah lebih dahulu beroperasi. Dengan tambahan 24 dapur baru, diharapkan dampak program ini makin luas dan menjangkau lebih banyak siswa dari berbagai latar belakang.

“Melalui upaya bersama ini, kami berharap dapat mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan siap bersaing menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas Sigit.(KS01)

Tags

Terkini