nasional

Viral! Mengenal Wanda Julisna, Remaja Putri Asal Boyolali Raup Untung Jutaan dari Jualan Sapi Kurban via Medsos

KS1
Kamis, 5 Juni 2025 | 07:30 WIB
Viral! Mengenal Wanda Julisna, Remaja Putri Asal Boyolali Raup Untung Jutaan dari Jualan Sapi Kurban via Medsos. (KlikSoloNews/Adhirajasa)

BOYOLALI, KLIKSOLONEWS.COM – Menjelang perayaan Hari Raya Iduladha 2025, seorang remaja putri di Boyolali sukses menarik perhatian publik berkat kesuksesannya menjual ratusan ekor sapi kurban.

Dia adalah Wanda Julisna, warga Desa Brajan, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, yang kini dikenal sebagai pedagang sapi Madura yang laris manis di pasar hewan kurban.

Meski usianya masih muda, Wanda tidak canggung merawat puluhan sapi di kandang belakang rumahnya.

Lulusan jurusan agrobisnis ini mengaku sudah empat tahun terjun ke dunia ternak sapi, berawal dari membantu sang ayah secara iseng.

“Awalnya itu saya cuma bantu bapak, lama-lama jadi tertarik. Alhamdulillah, sekarang malah serius terjun di dunia sapi,” kata Wanda saat diwawancarai, Rabu 4 Juni 2025.

Setiap hari perempuan berusia 22 tahun ini membersihkan kandang, memberi makan, hingga memandikan sapi. Usaha ini semakin berkembang karena Wanda pintar memanfaatkan media sosial untuk pemasaran, mulai dari TikTok, Instagram hingga Facebook.

Sapi Madura Jadi Primadona, Pesanan Tembus Ratusan Ekor

Jenis sapi yang paling banyak dijual Wanda adalah sapi Madura berwarna merah. Selain punya tekstur daging yang kesat, sapi ini berlemak sedikit, sehingga diminati sebagai hewan kurban—terutama untuk sistem iuran atau patungan.

Harga sapi Madura yang ditawarkan berkisar antara Rp19 juta hingga Rp25 juta per ekor. Selain itu, tersedia juga sapi jenis Limosin dan Lemon bagi pembeli yang ingin variasi.

Hingga dua pekan menjelang Iduladha, Wanda sudah mengantongi pesanan 350 ekor sapi, mayoritas dari pembeli luar daerah seperti Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.

“Daging sapi Madura lebih kesat, beda dengan sapi putih. Tahun ini saya beli tiga ekor untuk iuran kurban di kampung,” kata Fajar, salah satu pembeli.

Tak hanya menjual, Wanda juga menyediakan layanan penitipan dan perawatan sapi hingga proses pengantaran ke lokasi pembeli. Hal ini memberikan nilai tambah dan kenyamanan bagi pelanggan, terutama dari luar kota.

Pada tahun 2024 lalu, Wanda berhasil menjual hingga 400 ekor sapi, dan untuk 2025 ini diperkirakan permintaan bisa tembus 500 ekor.

“Saya enggak gengsi, justru dari usaha sapi ini saya bisa sekolah sampai sarjana. Rezeki saya dari sini,” tutup Wanda. (KS01)

Tags

Terkini