nasional

Taj Yasin: Tangani Banjir Rob Demak Butuh Anggaran Rp1,7 Triliun

KS1
Kamis, 29 Mei 2025 | 09:00 WIB
Taj Yasin: Tangani Banjir Rob Demak Butuh Anggaran Rp1,7 Triliun. (KlikSoloNews/dok Pemprov Jateng)

DEMAK, KLIKSOLONEWS.COM – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menegaskan penanganan banjir rob di Kabupaten Demak membutuhkan kerja nyata dan sinergi lintas sektor.

Dalam kunjungannya ke Desa Surodadi, Rabu 28 Mei 2025, Yasin menyebut anggaran Rp 1,7 triliun dibutuhkan untuk menyelesaikan persoalan banjir dan rob yang sudah menahun tersebut.

“Sayung benar-benar membutuhkan atensi, bukan hanya perhatian, tapi kerja nyata,” tegas Taj Yasin usai mengikuti kegiatan penanaman mangrove bersama warga.

Menurut Yasin, pendekatan komprehensif sangat penting dalam penanganan banjir rob. Bukan sekadar meninggikan jalan, tapi juga harus diikuti dengan normalisasi sungai, pembangunan tanggul laut (giant sea wall), kolam retensi, dan pengelolaan aliran air dari hulu ke hilir.

“Kami tidak bisa hanya meninggikan jalan, tetapi sekaligus harus mengendalikan aliran air agar lancar ke laut,” ujarnya.

Yasin menjelaskan, dari total usulan anggaran Rp 1,7 triliun dari Pemerintah Kabupaten Demak, sekitar Rp 300 hingga 500 miliar diperuntukkan bagi perbaikan infrastruktur jalan kabupaten yang kerap terendam rob.

Salah satu solusi berbasis alam yang terus didorong Pemerintah Provinsi Jawa Tengah adalah penanaman pohon mangrove. Selain menahan abrasi, mangrove juga memperkuat struktur tanah dan berkontribusi terhadap ekonomi masyarakat pesisir.

“Mangrove ini bisa menahan lumpur dan pasir, sekaligus menjadi peluang wisata dan ekonomi baru bagi warga,” kata Yasin.

Lebih lanjut, Taj Yasin mengungkapkan koordinasi dengan pemerintah pusat sangat krusial mengingat banyak daerah di pesisir utara Jawa Tengah yang menghadapi masalah serupa. Selain Demak, Kabupaten Pemalang juga telah mengajukan permintaan anggaran yang nyaris setara.

Dalam skema besar penanganan banjir rob di Jateng, tol Semarang–Demak, bendungan, serta operasional pompa-pompa air menjadi bagian dari solusi terpadu.

Tak hanya infrastruktur fisik, edukasi masyarakat soal pengelolaan sampah dan konservasi lingkungan juga menjadi bagian integral dari pendekatan ini.(ks01)

Tags

Terkini