nasional

SD Djama’atul Ichwan dan Al Azhar Syifa Budi Raih Juara di MilkLife Soccer Challenge Solo 2025

KS1
Minggu, 18 Mei 2025 | 19:11 WIB
SD Djama’atul Ichwan dan Al Azhar Syifa Budi Raih Juara di MilkLife Soccer Challenge Solo 2025. (KlikSoloNews/dok)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM — Sorak-sorai pendukung yang memenuhi tribun Stadion Mini Surakarta menjadi suntikan semangat tersendiri bagi para pemain cilik yang berlaga di partai puncak MilkLife Soccer Challenge - Solo 2025, Minggu 18 Mei 2025.

Di ajang bergengsi sepak bola putri usia dini ini, dua tim asal Solo akhirnya mencicipi manisnya gelar juara setelah melalui laga yang dramatis dan penuh determinasi.

Pertarungan final di kelompok usia (KU) 12 menyuguhkan duel sengit antara SD Djama’atul Ichwan Surakarta dan MIN Surakarta.

Tak butuh waktu lama, MIN Surakarta membuka keunggulan di menit pertama melalui gol cepat Avara Aulia Zahra. Kedua tim kemudian saling menyerang, namun skor 1-0 bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, SD Djama’atul Ichwan tampil lebih agresif. Serangan bertubi-tubi akhirnya membuahkan hasil setelah Maiza Alfareza Totalia mencetak gol penyeimbang pada menit ke-22. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-1 memaksa laga ditentukan lewat adu penalti.

Di babak penentuan ini, ketenangan para eksekutor SD Djama’atul Ichwan membawa mereka menang tipis 4-3 atas MIN Surakarta. Kemenangan ini sekaligus menjadi gelar perdana bagi sekolah tersebut dalam ajang ini.

"Rasanya bahagia banget bisa menang! Kami terus semangatin satu sama lain sepanjang pertandingan. Ini pertama kalinya kami masuk final, dan langsung juara!" ujar kapten tim, Kafiya Ratu Assidqi yang mengaku mengidolakan bintang timnas putri, Safira Ika.

Sementara itu, partai final KU-10 tak kalah menarik. SD Al Azhar Syifa Budi Surakarta tampil luar biasa dengan menggasak MIN 9 Sragen 6-2. Pemain andalan mereka, Syarafana Maritza Anggara, menjadi bintang lapangan dengan memborong seluruh gol kemenangan timnya.

Meski sempat tertinggal 1-2 di babak pertama setelah gagal memanfaatkan penalti, SD Al Azhar Syifa Budi bangkit di paruh kedua. Empat gol tambahan dicetak lewat kerja sama apik tim, yang menjadikan mereka penguasa KU-10 tahun ini.

“Saya nggak nyangka bisa menang besar hari ini, apalagi lawan kami kuat-kuat. Tapi kami semua berjuang dan saling percaya. Tahun lalu kami gagal naik podium, sekarang bisa bawa pulang piala!” kata Syarafana yang juga dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak dengan 30 gol sepanjang turnamen.

Gelaran MilkLife Soccer Challenge tahun ini mencatat peningkatan signifikan dalam jumlah peserta. Jika tahun lalu ada 389 siswi yang ambil bagian di seri pertama, jumlah ini melonjak menjadi 830 pada seri kedua Oktober 2024.

Kini, pada 2025, sebanyak 1.016 peserta dari 58 sekolah turut berlaga, mencerminkan tumbuhnya antusiasme terhadap sepak bola putri di Solo.

Menurut Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, peningkatan ini selaras dengan meningkatnya kualitas permainan.

“Peserta makin banyak, dan permainan juga makin tajam. Ini menandakan iklim sepak bola putri mulai terbentuk dengan baik,” ujarnya.

Inspirasi juga datang dari dua alumni MilkLife Soccer Challenge Solo, Ika Wonda dan Adinda Resti Widayani, yang sukses membawa tim MilkLife Shakers (U-12) menjadi runner-up di JSSL Singapore 7’s 2025 lalu.

-
Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayanti saat menghadiri MilkLife Soccer Challenge Solo 2025. (KlikSoloNews/Adhirajasa)

Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, menyatakan apresiasinya terhadap ajang ini. Ia menilai kompetisi ini tak hanya membangun fisik dan keterampilan, tapi juga karakter dan mentalitas anak-anak.

“Saya lihat banyak sekali talenta luar biasa di turnamen ini. Harapannya, dari ajang seperti ini akan lahir pesepak bola putri masa depan Indonesia,” ungkap Astrid.

Di sisi teknis, pelatih dan pencari bakat MilkLife, Coach Asep Sunarya, menyebut persaingan tahun ini sangat ketat. Tim scouting telah mencatat sekitar 60 nama pemain potensial untuk mengikuti pelatihan lanjutan.

"Level permainan meningkat. Banyak pemain yang kini sudah rutin berlatih di SSB. Kami yakin, turnamen berikutnya akan jauh lebih kompetitif," kata Coach Asep.(KS01)

Tags

Terkini