nasional

Tindaklanjuti Aduan Warga, Wali Kota Respati Ardi Bersama Polresta Surakarta Pastikan Solo Aman, Imbau Srawung Tonggo

KS1
Jumat, 16 Mei 2025 | 17:30 WIB
Tindaklanjuti Aduan Warga, Wali Kota Respati Ardi Bersama Polresta Surakarta Pastikan Solo Aman, Imbau Srawung Tonggo. (KlikSoloNews/Adhirajasa)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Wali Kota Surakarta Respati Ardi bersama Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo menegaskan komitmen menjaga keamanan Kota Solo dari segala bentuk premanisme.


Hal ini disampaikan usai menindaklanjuti langsung aduan salah satu warga terkait dugaan pungutan liar yang dilakukan oleh oknum dari organisasi masyarakat (ormas) di kawasan Coyudan, Serengan.


Aduan itu muncul saat Respati melakukan inspeksi mendadak ke sebuah toko elektronik pada Rabu 14 Mei 2025. Menyikapi hal tersebut, Pemkot Surakarta bersama jajaran Polresta Surakarta bergerak cepat untuk memastikan kebenaran informasi dan memberikan rasa aman kepada pelaku usaha.


“Kami sudah komunikasi langsung dengan pelapor. Satreskrim juga sudah turun ke lokasi dan menemui pihak terkait. Kami tanggapi cepat dan serius,” ujar Respati di Balai Kota Surakarta, Jumat 16 Mei 2025, pagi.


Wali Kota Respati mengajak masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan keluhan atau laporan langsung melalui kanal Lapor Mas Wali. Ia menegaskan, praktik-praktik seperti pungutan liar tidak akan ditoleransi.


“Kalau ada gangguan seperti itu, silakan langsung lapor ke saya. Tidak seperti dulu yang katanya minta Rp3 juta, sekarang kita respons cepat. Tidak ada ruang bagi premanisme di Surakarta,” tegas mantan Ketua BPC HIPMI Surakarta itu.


Ia juga menekankan pentingnya membangun kedekatan sosial antarwarga, dengan menghidupkan kembali semangat Srawung Tonggo atau menjalin hubungan baik dengan tetangga.


“Kalau lingkungan guyub dan saling kenal, tindakan-tindakan seperti itu bisa dicegah sejak awal. Ini juga bentuk partisipasi warga dalam menjaga kota,” imbuh Respati.


Sementara itu, Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo memastikan jajarannya aktif melakukan pengawasan dan penindakan. Ia menegaskan bahwa Kota Solo dalam kondisi aman dan kondusif.


“Kami sudah menertibkan sejumlah titik yang berpotensi rawan, termasuk jukir liar dan dugaan pungli. Selama Operasi Aman Candi 2025, kami sudah mengamankan sekitar 20 hingga 25 orang pelaku pelanggaran,” ujar Kapolresta.


Lebih lanjut, ia menegaskan Polresta Surakarta tidak memberikan ruang bagi praktik premanisme dalam bentuk apapun. Kerja sama dengan pemerintah kota dan masyarakat menjadi kunci utama menjaga ketertiban di kota budaya ini. (KS01)

Tags

Terkini