nasional

Harapan Ramadhan Penderita Lumpuh Layu Terkabul, Bertemu Dirlantas Polda Aceh

KS1
Minggu, 11 Mei 2025 | 11:15 WIB
Harapan Ramadhan Penderita Lumpuh Layu Terkabul, Bertemu Dirlantas Polda Aceh. (KlikSoloNews/dok)

BANDA ACEH, KLIKSOLONEWS.COM – Harapan Ramadhan (25), pemuda asal Gampong Ulee Barat, Lhoksukon, Aceh Utara, akhirnya terkabul.

Penderita lumpuh layu ini akhirnya bertemu langsung dengan Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Aceh, Kombes Pol Muhammad Iqbal Alqudusy, Kamis 8 Mei 2025 sore, di rumah saudaranya di kawasan Jeulingke, Banda Aceh.

Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan penuh haru. Ramadhan, yang sedang menjalani pengobatan terapi di RSUDZA Banda Aceh selama sembilan hari terakhir, sempat mengirim pesan langsung (DM) ke akun media sosial Dirlantas, menyampaikan keinginannya untuk bertemu. Tak disangka, undangan tersebut langsung direspons oleh Kombes Iqbal.

“Ramadhan mengirim pesan ke saya dan menyampaikan keinginannya untuk bertemu. Hari ini saya penuhi undangan itu, sekaligus bersilaturahmi dan memberikan sedikit bingkisan serta santunan,” ujar Kombes Iqbal.

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 30 menit, tampak rona bahagia di wajah Ramadhan. Meski tengah menjalani perawatan medis, ia menyambut kedatangan perwira polisi berpangkat tiga melati itu dengan penuh semangat.

“Saya senang bertemu Bapak,” ucap Ramadhan dengan wajah berseri.

Kombes Iqbal pun memberikan semangat kepada Ramadhan agar terus kuat dan tidak menyerah dalam menjalani pengobatan. “Tetap semangat ya dik, dan jangan lupa sholat,” pesan Iqbal singkat namun mengena.

Kunjungan Sosial ke Anak-anak Terlantar

Usai bertemu Ramadhan, Dirlantas Polda Aceh melanjutkan agenda sosialnya dengan mengunjungi UPTD Rumoh Seujahtra Aneuk Nanggroe di Gampong Gue Gajah, Darul Imarah, Aceh Besar. Tempat ini merupakan rumah penampungan anak-anak terlantar dari seluruh provinsi Aceh.

Dalam kunjungannya, Kombes Iqbal beserta rombongan memberikan santunan dan bingkisan kepada para anak-anak yang diasuh di UPTD tersebut.

Ia menyebut, kegiatan ini adalah bentuk nyata dari kepedulian sosial dan komitmen kepolisian untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, terutama kalangan yang membutuhkan perhatian lebih.

“Kami ingin polisi hadir dan menjadi sahabat bagi semua, termasuk anak-anak yang sedang berada dalam situasi sulit seperti ini,” jelasnya.

Menurut keterangan salah satu pengasuh, UPTD ini saat ini menampung sekitar 58 anak terlantar dari berbagai daerah, mulai dari usia bayi hingga remaja berusia 18 tahun.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata dari pendekatan humanis yang terus didorong oleh jajaran kepolisian, khususnya Polda Aceh, dalam membangun hubungan positif dengan masyarakat.(ks01)

Tags

Terkini