SOLO, KLIKSOLONEWS.COM - Pura Mangkunegaran bersiap menggelar perayaan besar dalam rangka memperingati hari jadi (Adeging) ke-268.
Perhelatan akbar bertajuk Mangkunegaran Festival atau MNFEST akan berlangsung selama tiga hari, mulai 18 hingga 20 April 2025.
Festival ini merupakan kolaborasi antara Mangkunegaran, Katadata, dan Yayasan DNC, dengan rangkaian acara yang menggabungkan tradisi, olahraga, seni, dan kuliner dalam satu panggung budaya.
G.R.Aj. Ancillasura Marina Sudjiwo, yang akrab disapa Gusti Sura, menekankan peringatan ini bukan hanya sekadar seremoni tahunan.
Ia ingin membawa Mangkunegaran tampil sebagai episentrum kegiatan seni dan budaya yang menyatu dengan semangat zaman.
“Konsep tahun ini mengusung tema From Culture to Future, bagaimana budaya tetap hidup dan berkembang tanpa kehilangan akar, menjadi pijakan untuk membangun masa depan,” ujar Gusti Sura saat konferensi pers di Pracima Tuin, Selasa 15 April 2025.
Rangkaian acara MNFEST terbagi menjadi beberapa segmen utama. Dimulai dari Sumunar Mangkunegaran hingga Mangkunegaran Laras Hati, perayaan ini dirancang untuk menyentuh berbagai lapisan masyarakat, termasuk generasi muda.
Salah satu agenda unggulan adalah Mangkunegaran Run, lomba lari yang akan digelar pada Sabtu, 19 April 2025, dengan rute mengelilingi kawasan budaya Solo.
Tiga kategori disediakan: 5K, 10K, dan Half Marathon (21K), yang menargetkan keikutsertaan 5.500 pelari dari berbagai kalangan usia.
“Kami ingin memperkenalkan nilai budaya melalui olahraga. Ini menjadi cara baru mendekatkan generasi muda pada Mangkunegaran,” jelas Ade Wahyudi, Chief Operating Officer Katadata.
Pesta Kuliner dan Musik di Jantung Solo
Selain olahraga, nuansa kebersamaan juga akan dihadirkan melalui Mangkunegaran MakaN-MakaN, festival kuliner yang akan berlangsung di Lapangan Pamedan selama tiga hari.
Acara ini menghadirkan lebih dari 80 booth yang menyajikan makanan tradisional dan produk lokal. Pengunjung juga akan diajak untuk menikmati suasana makan dengan cara tradisional: menggunakan tangan, alas daun pisang, dan tempat duduk lesehan.
“Festival ini gratis dan terbuka untuk umum. Kami juga mengedepankan konsep ramah lingkungan,” ujar Andikha, Direktur Sisi+ by Katadata.
Sebagai penutup, malam puncak akan diisi oleh konser Mangkunegaran Laras Hati yang menampilkan sejumlah musisi papan atas seperti Kunto Aji, Bernadya, Souljah, dan Maliq & D’Essentials. Konser yang digelar di Pamedan Pura Mangkunegaran ini mengusung semangat Pop Culture meets Heritage.
Sejumlah perusahaan turut mendukung gelaran ini. Permata Bank, melalui Chief of Corporate Affairs & Sustainability-nya, Katharine Grace, menyatakan komitmennya dalam mendukung upaya pelestarian budaya lewat keterlibatan aktif selama perayaan.
“Kami hadir dengan berbagai penawaran menarik melalui produk Permata, sekaligus mengajak masyarakat lebih dekat dengan budaya,” katanya.
Tak ketinggalan, PT Pertamina (Persero) juga turut ambil bagian. Melalui booth interaktif dan kehadiran UMKM binaannya, Pertamina ingin menghadirkan semangat Energizing You yang mendorong keterlibatan aktif masyarakat terhadap pelestarian budaya dan ekonomi lokal.
“Kami ingin budaya tidak hanya dikenang, tapi juga dirayakan bersama-sama,” tegas Fadjar Djoko Santoso, VP Corporate Communication Pertamina.(ks01)