nasional

Hasil Persis Solo 1-3 Malut United, Eky Taufik: Kami Harus Introspeksi dan Punya Rasa Malu, Ini Hasil yang Buruk

KS1
Sabtu, 12 April 2025 | 18:47 WIB
Hasil Persis Solo 1-3 Malut United, Eky Taufik: Kami Harus Introspeksi dan Punya Rasa Malu, Ini Hasil yang Buruk. (KlikSoloNews)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Bek Persis Solo, Eky Taufik, meluapkan kekecewaannya usai kekalahan telak timnya dari Malut United dengan skor 1-3 di Stadion Manahan, Sabtu 12 April 2025.

Pemain asal Sragen itu menyebut seluruh skuad harus memiliki rasa malu dan segera melakukan introspeksi mendalam. Persis Solo kalah mutlak 1-3 atas Malut United di hadapan 6.063 pasang mata yang memadati Stadion Manahan.

Yakob Sayuri menjadi man of  the match dengan mencetak hatrick pada menit ke-36, 38 dan 44. Sementara satu-satunya gol balasan tuan rumah dicetak Jose Cleylton

Dalam pernyataannya, Eky tidak menutupi kekecewaannya terhadap performa tim yang dinilainya jauh dari harapan.

"Hasil tidak diinginkan. Ini sangat buruk," tegas Eky dalam sesi jumpa pers pertandingan, selepas pertandingan.

Menurut Eky, situasi tim yang kini tertahan di papan bawah klasemen menjadi tamparan keras. Ia mengingatkan  sebagai pemain profesional, setiap individu harus memiliki rasa tanggung jawab, harga diri, dan rasa malu terhadap hasil yang mengecewakan.

"Kami pemain menginginkan semua pemain harus punya sifat malu. Kita harus introspeksi diri. Kita harus merasa malu, semalu-malunya dalam keadaan ini. Klasemen kita kecil sekali," ungkapnya.

Lebih lanjut, Eky menekankan pentingnya semangat juang dan lapar akan kemenangan, sesuatu yang menurutnya belum sepenuhnya terlihat dalam beberapa pertandingan terakhir.

"Kita harus lapar. Tapi ternyata hasilnya tidak bagus, jelek sekali. Saya harap semua pemain harus introspeksi, punya rasa malu dan harga diri. Kita harus segera bangkit," tutupnya.

Kekalahan dari Malut United membuat Persis Solo tertahan di posisi ke-15 klasemen sementara BRI Liga 1 dengan 26 poin dari 28 laga, hanya berjarak tipis dari zona degradasi.

Dengan musim yang menyisakan enam pertandingan krusial, peringatan dari Eky Taufik menjadi cerminan kegelisahan di ruang ganti Laskar Sambernyawa. (ks01)

Tags

Terkini