nasional

Kupat, Lepet, dan Harapan: Pesta Lomban, Tradisi Syawalan Penuh Makna di Jepara

KS1
Sabtu, 5 April 2025 | 19:30 WIB
Kupat, Lepet, dan Harapan: Pesta Lomban, Tradisi Syawalan Penuh Makna di Jepara. (KlikSoloNews/dok)

JEPARA, KLIKSOLONEWS.COM – Tradisi tahunan Festival Kupat Lepet kembali menjadi magnet dalam rangkaian Pesta Lomban 2025 yang digelar di Pantai Kartini, Jepara.

Ribuan warga diperkirakan akan memadati kawasan pantai pada Senin 7 April 2025, untuk mengikuti acara unik penuh makna tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara, Moh Eko Udyyono, mengatakan bahwa festival tahun ini akan menghadirkan sebanyak 4.000 kupat dan lepet yang siap diperebutkan oleh masyarakat.

"Kami menyediakan sebanyak 4.000 kupat dan lepet yang akan diperebutkan warga," ungkap Eko, Jumat 4 April 2025.

Festival ini menjadi bagian dari tradisi Pesta Lomban, yang diawali dengan prosesi larungan kepala kerbau dari TPI Ujungbatu menuju Pantai Kartini. Larungan menjadi simbol penghormatan terhadap laut sebagai sumber kehidupan masyarakat pesisir.

Setibanya di Pantai Kartini, rombongan Bupati Jepara Witiarso Utomo bersama jajaran Forkopimda akan disambut meriah oleh drumband keprajuritan serta barisan pengiring.

Prosesi berlanjut dengan arak-arakan dua gunungan besar berisi kupat dan lepet, yang akan dibawa menuju lapangan utama di kawasan pantai.

Di tengah kerumunan warga yang sudah tak sabar, gunungan tersebut akan didoakan oleh tokoh agama dan dipotong secara simbolis oleh Bupati. Usai prosesi, warga dipersilakan untuk mengambil dan berebut kupat serta lepet yang diyakini membawa keberkahan.

"Masyarakat percaya bahwa kupat dan lepet yang mereka makan ini akan memberikan kemakmuran dan kesejahteraan," ujar Eko.

Menariknya, sebagian warga tidak langsung mengonsumsi kupat dan lepet tersebut. Ada yang membawanya pulang untuk disimpan di rumah, bahkan ada pula yang meletakkannya di sawah atau tempat usaha mereka sebagai simbol keberuntungan.

Tradisi kupat lepet dalam Pesta Lomban bukan hanya sekadar acara seremonial, tetapi telah menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat pesisir Jepara. (KS01)

Tags

Terkini