nasional

Garuda Muda Mengepak, Fondasi Pembinaan PSSI Mulai Berbuah Manis

Sabtu, 5 April 2025 | 11:31 WIB
Timnas Indonesia U-17 berhasil menang melawan Korea Selatan dengan skor 1-0 di laga Kualifikasi Piala Asia U-17 2025, Jumat 4 April 2025. (Foto: Dok. PSSI)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM - Kemenangan mengejutkan Timnas Indonesia U-17 atas Korea Selatan dalam laga pembuka Piala Asia U-17 2025 disambut penuh kebanggaan oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.

Tidak sekadar meraih tiga poin penting, hasil tersebut disebut Erick sebagai buah dari pembinaan jangka panjang yang konsisten dilakukan PSSI terhadap sepak bola usia muda di Tanah Air.

Laga yang berlangsung di Stadion Prince Abdullah Al Faisal, Jeddah, Jumat 4 April 2025 malam WIB itu menjadi momentum pembuktian generasi baru Garuda Muda.

Melawan tim unggulan dua kali juara Asia, skuad asuhan Nova Arianto tampil tak gentar dan menutup pertandingan dengan kemenangan 1-0 berkat gol dramatis Evandra Florasta di menit akhir.

Menurut Erick, kemenangan ini adalah refleksi dari kerja kolektif yang selama ini dibangun tidak hanya oleh pelatih dan pemain, tetapi juga lewat sistem pembinaan yang kini mulai membuahkan hasil.

Ia menekankan Timnas U-17 merupakan representasi dari bibit-bibit terbaik yang lahir melalui turnamen seperti Elite Pro Academy (EPA), Piala Soeratin, serta kompetisi Liga 2, 3, dan 4 yang terus dimonitor PSSI.

Alhamdulillah. Perjuangan luar biasa sudah ditunjukkan Garuda Muda yang kita bangun bersama melalui pembinaan pemain muda. Tiga poin di laga pembuka harus disyukuri karena ini hasil dari kerja keras tim,” ujar Erick di Jakarta, Sabtu 5 April 2025.

Ia menambahkan mayoritas pemain dalam skuad U-17 saat ini adalah bagian dari regenerasi baru yang terencana.

Bagi Erick, fondasi pembinaan yang kuat jauh lebih penting dibanding sekadar meraih kemenangan sesaat. Karena itu, PSSI terus berkomitmen menjaga kesinambungan program dari usia dini hingga tim nasional senior, termasuk juga timnas putri.

Dengan kemenangan atas Korea Selatan, peluang Indonesia untuk melaju lebih jauh di turnamen ini terbuka lebar.

Namun, Erick mengingatkan bahwa perjalanan masih panjang dan konsistensi harus dijaga. Ia berharap para pemain muda ini tidak cepat puas dan terus menunjukkan mental juara dalam pertandingan-pertandingan berikutnya.

“Prinsipnya, tidak akan ada hasil jika tidak kerja keras. Dan kerja keras itu harus terus dijaga, karena tantangan berikutnya pasti akan lebih berat,” tutupnya. (KS06)

Tags

Terkini