BANJARSARI, KLIKSOLONEWS.COM – Diguyur hujan deras sejak Kamis 3 April 2025, sore,beberapa wilayah di Kota Solo diterjang banjir, terutama di dua kelurahan di Kecamatan Banjarsari, yakni Kadipiro dan Sambirejo.
Palang Merah Indonesia (PMI) Solo langsung bergerak cepat dengan mengirim tim untuk melakukan asesmen dan menyalurkan bantuan darurat.
Plh Ketua PMI Solo, Sumartono Hadinoto, menjelaskan laporan banjir diterima Kamis malam dan tim langsung diterjunkan ke lokasi.
"Kami mendapat laporan adanya banjir di Kadipiro dan Sambirejo. Tim tanggap bencana langsung kami kerahkan untuk melakukan asesmen dan menyiapkan respon cepat," ungkapnya.
Sebanyak 7 personel PMI dikerahkan untuk melakukan pemetaan kebutuhan warga terdampak. Hasil asesmen menunjukkan perlunya bantuan logistik, baby kit, serta layanan kesehatan bagi ratusan kepala keluarga terdampak.
Data Sebaran Dampak Banjir
Kepala Seksi Tanggap Bencana PMI Solo, Jumadi, menyampaikan di Kadipiro tercatat 145 KK terdampak, dengan titik paling parah di RT 02 RW 16. Sementara di Sambirejo jumlahnya mencapai 325 KK.
"Di Kadipiro jumlahnya lebih sedikit, tapi kerusakan cukup signifikan. Di Sambirejo, penyebaran lebih luas, jadi butuh penanganan lebih menyeluruh," jelasnya.
Untuk memenuhi kebutuhan dasar warga, PMI Solo bekerja sama dengan SIBAT dan masyarakat setempat mendirikan dapur umum di SD Sambirejo.
Kepala Markas PMI Surakarta, Riki Mirzam, turut memantau langsung distribusi logistik yang dikirim ke lokasi.
Bantuan yang dikirim antara lain beras 100kg, telur 10kg, ayam 10kg, sayur mayur, bumbu masakan, karbol 325 pcs, sabun cuci 325 pieces, minyak goreng, baby kit.
"Bantuan ini disesuaikan dengan kebutuhan riil warga di lapangan, terutama untuk menjaga sanitasi dan asupan gizi," tegas Riki.
Salah satu warga Sambirejo, Suwarni, mengungkapkan semalam beberapa warga sempat mengungsi ke SD setempat. Namun, mereka kini sudah kembali ke rumah untuk membersihkan sisa lumpur dan genangan air.
"Masih banyak yang mengandalkan dapur umum PMI. Aktivitas belum normal. Kami masih fokus bersih-bersih rumah dan lingkungan," katanya.
Saat ini tim tanggap bencana PMI Solo masih berada di lokasi untuk kirimkan bantuan logistik serta berikan layanan kesehatan bagi 325 KK yang terdampak.(KS01)