nasional

Banjir di Solo Meluas, Underpass Joglo Ditutup Sementara

KS1
Kamis, 3 April 2025 | 19:59 WIB
Banjir di Solo Meluas, Underpass Joglo Ditutup Sementara. (KlikSoloNews/Adhirajasa)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM - Hujan deras yang mengguyur Kota Solo sejak Kamis 3 April 2025,  siang menyebabkan banjir di sejumlah kampung di Kecamatan Banjarsari dan Kecamatan Jebres.

Kelurahan Banjarsari, Nusukan, dan Kadipiro menjadi wilayah yang paling terdampak, dengan ketinggian air yang bervariasi antara 5 cm hingga 1 meter.

Akibatnya, banyak rumah warga terendam, sementara Underpass Joglo harus ditutup karena ikut terendam banjir.

Camat Banjarsari, Beni Supartono Putro, mengungkapkan banjir kali ini lebih parah dibandingkan sebelumnya. Ia menyebutkan banjir bahkan meluas hingga ke wilayah yang sebelumnya tidak pernah terdampak.

"Ini meluas sampai beberapa titik di Kadipiro dan Nusukan, biasanya tempat itu tidak terendam. Ini memang intensitas hujannya luar biasa, dan merata, sehingga airnya banyak sekali," ujar Beni kepada media.

Sebagai langkah penanganan darurat, petugas dari BPBD telah dikerahkan untuk menangani banjir dengan memompa air yang menggenangi rumah warga. Sebanyak sembilan mesin pompa telah dioperasikan, dengan tambahan dua pompa mobile yang segera dikerahkan untuk mempercepat proses pembuangan air.

Sementara itu, pipa-pipa besar diarahkan untuk membuang air dari permukiman ke Underpass Joglo. Namun, hal ini menyebabkan underpass tersebut terendam banjir dan terpaksa ditutup sementara.

"Kami tidak bisa membuang air ke arah selatan karena kondisinya juga tinggi. Jika dipaksa, air akan kembali lagi. Saya sudah berkoordinasi dengan Wali Kota, dan saat ini air dialirkan ke Underpass Joglo," jelas Beni.

Penutupan Underpass Joglo menyebabkan kemacetan lalu lintas di sekitar wilayah tersebut. Rekayasa lalu lintas pun diberlakukan guna mengurangi kepadatan kendaraan.

Kapolsek Banjarsari, Kompol Parjono, menjelaskan arus kendaraan dari beberapa ruas jalan, seperti Jalan Ki Mangun Sarkoro dan Jalan Kapten Piere Tendean, dialihkan ke Jalan Solo-Purwodadi serta Jalan Brigjen Katamso.

"Ketinggian air di Underpass sekitar 40 cm. Arus lalu lintas dari selatan dan utara tidak bisa dilewati karena masih tergenang," kata Parjono.

Tidak hanya di Banjarsari, luapan air juga dirasakan warga Bororejo, Jagalan, Jebres. Hujan deras mengakibatkan air meluap hingga ke jalan.

"Hujan sangat deras, air melimpas hingga ke jalan," kata seorang warga, Mardi, saat dihubungi.

Sementara itu, kekinian, Wali Kota Surakarta, Respati Ardi mendatangi lokasi terdampak banjir pada Kamis 3 April 2025, petang. Respati memastikan banjir di lokasi tersebut bisa segera ditangani.

Diberitakan sebelumnya, Wapres Gibran Rakabuming Raka juga menyoroti dampak pembangunan Underpass Joglo saat blusukan di Kota Solo bersama Wali Kota Surakarta, Respati Ardi.

Wapres minta agar persoalan tersebut bisa segera diatasi dengan dipersiapkannya penambahan drainase dan kolam retensi. (KS01)

Tags

Terkini