nasional

One Way Arus Balik Berlaku 6 April, Ini Imbauan untuk Pemudik

KS1
Kamis, 3 April 2025 | 14:51 WIB
One Way Arus Balik Berlaku 6 April, Ini Imbauan untuk Pemudik. (KlikSoloNews/dok)

SEMARANG, KLIKSOLONEWS.COM – Dirlantas Polda Jateng Brigjen Pol Sonny Irawan mengungkap adanya anomali dalam arus mudik Lebaran 2025 dibanding tahun sebelumnya.

Volume kendaraan dari barat ke timur masih mengalami peningkatan hingga H+3 pasca-Idulfitri. Hal ini disampaikan dalam konferensi pers di Gerbang Tol (GT) Banyumanik, Kamis (3/4/2025).

“Sampai dengan hari Rabu (02/04/25), terjadi perimbangan antara yang mudik dengan yang balik, seperti di gerbang Tol Kalikangkung yang mencatat angka masuk sebanyak 2.200 kendaraan, sementara yang keluar sekitar 1.900-2.000 kendaraan," ujar Brigjen Sonny Irawan.

"Anomali ini berbeda dengan tahun lalu, di mana pada H+1 pasca-Lebaran sudah tidak ada lagi peningkatan arus dari barat ke timur. Namun, tahun ini justru banyak orang yang mudik setelah Lebaran,” sambung Brigjen Sonny Irawan.

Brigjen Pol Sonny Irawan menjelaskan bahwa pelaksanaan skema one way lokal, baik saat arus mudik maupun balik, bergantung pada kepadatan kendaraan yang masuk ke Gerbang Tol Kalikangkung dari arah barat.

Untuk arus balik, kepadatan akan dipantau di Tol Solo-Yogyakarta serta di Gerbang Tol wilayah Ungaran dan Banyumanik.

Dalam evaluasi arus mudik, dibandingkan tahun lalu, terjadi peningkatan 5,8% di gerbang Tol Kalikangkung.

Sementara itu, di Exit Tol Pejagan, lonjakan kendaraan mencapai 29% dibanding tahun sebelumnya. Perubahan pola arus mudik ini terus dipantau hingga H+3 setelah Lebaran.

Sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB), one way arus balik dijadwalkan berlangsung mulai 3 April pukul 14.00 WIB. Namun, penerapannya tetap mempertimbangkan kondisi di lapangan.

“Kami melihat dinamika di lapangan. Sesuai arahan dari Kakorlantas, one way arus balik akan dimulai dari Gerbang Tol Kalikangkung pada 6 April pukul 06.00 WIB pagi,” jelas Brigjen Sonny Irawan.

Bencana di Jalur Selatan

Selain pengaturan arus lalu lintas, Dirlantas Polda Jateng juga menyoroti hambatan di jalur selatan akibat bencana alam di beberapa wilayah. Sejumlah daerah mengalami kendala, seperti banjir di sekitar Prupuk (jalur Brebes–Banyumas), yang menyebabkan genangan air setinggi 70-80 cm, sehingga kendaraan tidak dapat melintas.

Arus lalu lintas pun dialihkan. Hal serupa terjadi di wilayah Kebumen, yang menghambat akses di jalur Cilacap–Yogyakarta akibat bencana alam.

Brigjen Sonny Irawan mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan arus balik untuk tetap berhati-hati dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Terutama bagi pengguna jalan tol, pemudik diharapkan terus memantau informasi terkait pemberlakuan one way arus balik.

“Kami telah melakukan berbagai persiapan dalam rangka mengamankan arus balik, termasuk penempatan personel, pemasangan rambu rekayasa lalu lintas, serta papan imbauan di jalur tol maupun jalan arteri,” pungkasnya. (KS01)

Tags

Terkini