SEMARANG, KLIKSOLONEWS.COM – Setelah diberlakukan sejak puncak arus mudik, sistem One Way Nasional di ruas Tol Trans Jawa resmi dinormalisasi mulai Minggu 31 Maret 2025.
Korlantas Polri bersama Polda Jawa Tengah memastikan rekayasa lalu lintas ini dihentikan setelah terjadi penurunan volume kendaraan di Gerbang Tol Cikatama dan Kalikangkung.
Langkah normalisasi ini dimulai pukul 08.00 WIB dengan pengembalian jalur dari KM 70 Tol Cikampek hingga KM 414 Kalikangkung ke kondisi semula.
Tak hanya itu, One Way Lokal yang sebelumnya diterapkan di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung hingga KM 456 Tingkir juga turut dinormalkan. Sebelum proses normalisasi, aparat kepolisian dari berbagai polres yang berada di jalur tol Jawa Tengah telah melakukan sterilisasi jalur tol B (arah menuju Jakarta) sejak pukul 06.00 WIB guna memastikan kelancaran arus lalu lintas.
Dirlantas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Sonny Irawan, menegaskan normalisasi ini dilakukan berdasarkan hasil pemantauan Traffic Accounting dan observasi langsung di lapangan yang menunjukkan tren penurunan volume kendaraan secara signifikan.
“Kami telah melakukan evaluasi dan melihat bahwa arus lalu lintas berangsur normal. Oleh karena itu, bersama Korlantas Polri, kami memutuskan untuk menghentikan sistem one way agar perjalanan arus balik lebih lancar,” ujarnya.
Namun, meski arus balik dipastikan lebih terkendali, kepolisian tetap mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
“Kami meminta pengendara untuk tetap berhati-hati, menjaga kecepatan sesuai aturan, serta tidak ragu untuk melaporkan kendala di perjalanan kepada petugas di jalur tol,” tambahnya.
Dengan normalisasi one way, pemudik kini bisa lebih fleksibel dalam menentukan waktu perjalanan.
Demi kenyamanan dan keamanan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti memastikan kondisi kendaraan sebelum berangkat, menggunakan aplikasi navigasi untuk memantau lalu lintas, memanfaatkan rest area untuk beristirahat, serta menghindari perjalanan di jam padat guna mengurangi risiko kemacetan.
Normalisasi ini diharapkan dapat mempercepat arus balik pemudik yang hendak kembali ke Jakarta dan kota-kota sekitarnya. (KS06)