nasional

Persiapan Operasi Ketupat Candi 2025, Korlantas Polri Siapkan Skema Pengaturan Lalu Lintas

Rabu, 26 Februari 2025 | 20:44 WIB
Kakorlantas Polri, Brigjen Pol Drs. Agus Suryonugroho melakukan rapat koordinasi di Polresta Surakarta, Selasa 26 Februari 2025. (Foto:Dok. KlikSoloNews/KS06)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM ----- Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyiapkan berbagai skema pengaturan lalu lintas menyambut Operasi Ketupat Candi 2025. Pengaturan lalu lintas tersebut difokuskan pada jalur-jalur utama mudik menuju kawasan Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta (DIY) serta Jawa Timur.

Dilansir dari laman jejaring SOCLyfe.com, Kakorlantas Polri, Brigjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, menegaskan bahwa seluruh pemangku kepentingan telah menyamakan persepsi dan menyusun skenario untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan.

“Kami telah menerima paparan dari Dirlantas Polda Jawa Tengah dan Wadir Lantas Polda DIY serta menggelar rapat koordinasi dengan para stakeholder. Prinsipnya, Polda Jawa Tengah dan stakeholder terkait sudah menyusun langkah-langkah strategis untuk menghadapi peningkatan volume kendaraan di jalan tol, jalan nasional, dan kawasan wisata,” ujar Brigjen Agus di Polresta Surakarta, Selasa 26 Februari 2025.

Brigjen Agus menjelaskan salah satu perhatian utama dalam Operasi Ketupat 2024 adalah pengelolaan lalu lintas di jalan tol dan jalan nasional.

Menurutnya, jika volume kendaraan di Gerbang Tol Cikatama mencapai 6.000 unit per jam, Korlantas Polri akan menerapkan sistem satu arah (one way). Hal serupa juga akan diterapkan di Gerbang Tol Kalikangkung jika jumlah kendaraan yang melintas mencapai 4.000 unit per jam.

“Jika kondisi di Kalikangkung sudah padat, kemungkinan besar akan ada penambahan one way lokal dari Semarang ke Solo. Selain itu, pengelolaan di rest area juga menjadi perhatian utama,” tambahnya.

Di luar jalan tol, kepolisian juga akan menyiapkan pos pengamanan dan pos terpadu di jalan nasional untuk memastikan kelancaran arus mudik, termasuk bagi pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua.

Selain jalur utama mudik, kepolisian telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di berbagai destinasi wisata yang diprediksi akan mengalami lonjakan pengunjung. Salah satu titik krusial adalah jalan tol fungsional Solo-Jogja yang diperkirakan akan mengalami peningkatan jumlah kendaraan secara signifikan.

“Jawa Tengah dan Yogyakarta telah berdiskusi untuk merancang solusi terbaik jika terjadi lonjakan kendaraan menuju kawasan wisata. Semua langkah ini telah dibahas dan disiapkan agar perjalanan masyarakat tetap lancar,” kata Brigjen Agus.

Lebih lanjut, Mabes Polri akan melanjutkan survei ke wilayah Jawa Barat untuk memastikan kesiapan pengamanan di seluruh jalur mudik utama.

“Saya yakin semua stakeholder sudah siap melaksanakan Operasi Ketupat tahun ini,” pungkasnya. (*)

 

Tags

Terkini