nasional

Patuh Instruksi Megawati, Kepala Daerah di Solo Raya Pilih Mangkir Ikuti Retret di Magelang

KS1
Minggu, 23 Februari 2025 | 18:57 WIB
Patuh Instruksi Megawati, Kepala Daerah di Solo Raya Pilih Mangkir Ikuti Retret di Magelang. (KlikSoloNews/dok PDIP)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM - Keputusan mengejutkan datang dari empat kepala daerah kader PDIP di wilayah Solo Raya.


Mereka memilih untuk menunda mengikuti kegiatan retreat yang dijadwalkan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, setelah mendapatkan instruksi langsung dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.


Keputusan ini didasarkan pada pertimbangan tertentu yang menyangkut kondisi internal partai setelah penahanan Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).


Empat kepala daerah kader PDIP yang pilih mangkir dari retret di Magelang yakni Hamenang Wajar Ismoyo (Bupati Klaten), Etik Suryani (Bupati Sukoharjo), Rober Christanto (Bupati Karanganyar), dan Setyo Sukarno (Bupati Wonogiri).


Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, menyampaikan bahwa meskipun beberapa kepala daerah PDIP telah berangkat menuju Magelang, mereka memutuskan untuk tidak memasuki Akmil. Sebagai gantinya, mereka memilih untuk berkumpul di sekitar Magelang sambil menunggu arahan lebih lanjut dari pimpinan partai.


"Kami menunda retreat dan berkumpul di Magelang. Ada juga kepala daerah yang memilih berkumpul di Yogyakarta," ungkap Hamenang.


Hamenang menekankan bahwa keputusan ini tidak menimbulkan masalah besar bagi dirinya dan rekannya.


Menurutnya, yang terpenting adalah menjalankan perintah dari Ketua Umum PDIP. Meski persiapan untuk mengikuti retreat sudah dilakukan, ia menegaskan bahwa keputusan Megawati untuk menunda acara tersebut jauh lebih penting untuk dijalankan demi menjaga kesatuan dan kedisiplinan partai.


"Kami yang penting ada instruksi seperti itu kami jalankan terlebih dahulu. Kami menunggu sampai ada instruksi selanjutnya," tambahnya.


Bupati Karanganyar, Rober Christanto, juga memberikan pernyataan serupa dengan Hamenang. Ia menegaskan bahwa sebagai kader partai, patuh pada perintah pimpinan adalah hal yang mutlak dilakukan.


"Kami sebagai kader partai pasti akan tegak lurus. Saya akan tegak lurus instruksi Bu Ketum dan kami menunggu perintah berikutnya," katanya, menunjukkan kesetiaan terhadap instruksi yang dikeluarkan Megawati.


Rencana retreat yang semula akan dimulai pada pukul 15.00 WIB itu akhirnya ditunda. Para kepala daerah PDIP memilih untuk menunggu arahan lebih lanjut sebelum melanjutkan kegiatan tersebut.


"Kesepakatan dari teman-teman, kami akan berkumpul di suatu tempat untuk menunggu arahan dari Bu Ketum," ungkap Rober.


Sementara itu, Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, yang sudah tiba di Magelang, juga mengikuti instruksi dengan tidak memasuki Akmil. Ia memilih untuk tetap berada di hotel dan menunggu petunjuk lebih lanjut dari partai.

Halaman:

Tags

Terkini