nasional

Hasil IBL 2025: KBS Menang Susah Payah, Efri Meldi Sebut Keunggulan Offensive Rebound

KS1
Minggu, 16 Februari 2025 | 13:05 WIB
Hasil IBL 2025: KBS Menang Susah Payah, Efri Meldi Sebut Keunggulan Offensiv Rebound. (KlikSoloNews/Benediktus Candra)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM - Hasil IBL 2025, Kesatria Bengawan Solo (KBS) menang susah payah atas Bali United lewat overtime, Efri Meldi sebut keunggulan pada offensive rebound mengubah hasil akhir pertandingan.


Center KBS, William Artino, menjadi pahlawan kemenangan setelah under ring-nya pada dua detik akhir masa overtime membawa Sang Kesatria unggul tipis 94-93 atas Bali United.


Meskipun dari segi posisi klasemen dan rekor pertandingan, Kesatria lebih diunggulkan, kenyataannya Bali United mampu memberikan perlawanan yang sangat ketat, bahkan membuat pertandingan ini menjadi salah satu yang terbaik hingga pekan keenam IBL 2025.


Sejak awal pertandingan, ada kesan Kesatria terlalu meremehkan kekuatan Bali United. Hal ini terbukti ketika Bali United yang tampil tanpa beban mampu unggul 12 poin di awal kuarter kedua, memanfaatkan ketidaktenangan Kesatria. Namun, Kesatria mampu bangkit dan membalikkan keadaan menjadi 43-40 saat jeda paruh waktu.


Di babak kedua, kedua tim saling kejar-mengejar poin, dengan keunggulan tertinggi tidak lebih dari delapan poin.


Salah satu strategi menarik yang diterapkan Bali United adalah penggunaan satu bigman, sementara Kesatria mengandalkan dua bigman di dalam permainan.


Strategi ini diakui oleh pelatih kepala Kesatria, Efri Meldi, sebagai salah satu faktor yang membantu timnya bertahan hingga overtime.


"Pertandingan yang sangat bagus. Ketat sampai akhir. Tapi ini overtime puluhan kali dalam karier saya, sehingga sudah teruji untuk menghadapi tekanannya," ujar Coach Meldi.


"Saya apresiasi Bali karena transisi mereka dengan fast break lebih baik. Kami bertahan dengan dua bigman, dan kami punya keuntungan di offensive rebound," tambahnya.


Kemenangan Kesatria akhirnya ditentukan offensive rebound dari William Artino di detik-detik terakhir pertandingan.


Meskipun demikian, secara keseluruhan, Bali United tampil lebih efektif daripada Kesatria dalam hal persentase tembakan. Bali United mencetak 36 tembakan dari 70 percobaan (51,4%), sedangkan Kesatria hanya berhasil memasukkan 35 tembakan dari 93 percobaan.


Bali United juga lebih efisien di free throw, mencetak 13 dari 18 kesempatan, sedangkan Kesatria hanya memasukkan 16 free throw dari 32 percobaan.


Namun, Keunggulan Kesatria terletak pada jumlah offensive rebound yang mereka raih, yaitu 29 dari total 55 rebound. Kesatria juga unggul dalam hal assist dengan rasio 24-18, meskipun Bali United lebih banyak melakukan turnovers (20 kali) dan personal fouls (25 kali).


Dengan kemenangan ini, Coach Meldi menyadari persaingan di IBL GoPay 2025 tidak akan mudah.

Halaman:

Tags

Terkini