nasional

Es Teh Khas Solo: Minuman Kalcer Peraup Cuan

Sabtu, 8 Februari 2025 | 13:37 WIB
Ilustrasi es teh solo, minuman khas Solo yang jadi peluang cuan. (Foto: Unsplash.com/Crystal Tuben)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM - Di tengah persaingan industri kuliner yang semakin ketat, es teh khas Solo muncul sebagai fenomena yang tak terduga.

Dari sekadar minuman pelepas dahaga, kini es teh Solo berkembang menjadi bisnis bernilai miliaran rupiah yang menyerap ribuan tenaga kerja.

Dengan harga yang sangat terjangkau, mulai dari Rp3.000 per gelas jumbo, minuman ini bukan hanya favorit masyarakat lokal, tetapi juga telah merambah ke berbagai kota di Indonesia.

Keunikan es teh Solo terletak pada teknik pembuatannya yang berbeda dari es teh biasa. Daun teh berkualitas direndam dalam air panas hingga pekat sebelum dicampur dengan air dingin dan es batu, menghasilkan warna cokelat keemasan dengan aroma yang khas.

Gula batu digunakan sebagai pemanis alami yang memberikan rasa manis lembut dan seimbang, jauh dari rasa pahit atau berlebihan.

Beberapa penjual bahkan menambahkan perasan jeruk nipis atau daun mint untuk memberikan sentuhan segar yang khas.

Popularitas es teh Solo tak lepas dari meningkatnya permintaan pasar, yang terus melonjak terutama saat musim panas atau acara besar di Kota Solo.

Data dari Dinas Pariwisata Kota Solo menunjukkan bahwa penjualan es teh khas Solo meningkat hingga 30 persen selama festival budaya dan acara kuliner. Bahkan, dalam sehari, sebuah gerai kecil di pusat kota bisa menjual hingga 500 gelas es teh.

Peluang bisnis ini semakin terbuka lebar seiring dengan berkembangnya tren waralaba. Beberapa merek lokal seperti Teh Poci dan Es Teh Indonesia telah sukses membawa konsep es teh Solo ke berbagai kota di Indonesia dengan ratusan gerai yang tersebar luas.

Menciptakan Lapangan Kerja

Data dari Dinas Koperasi dan UMKM Solo mencatat  saat ini terdapat lebih dari 5.000 usaha es teh yang beroperasi di kota ini, menciptakan lapangan kerja bagi ribuan warga, mulai dari petani teh, pemasok gula batu, hingga tenaga kerja di gerai-gerai es teh.

Bagi banyak pelaku usaha, bisnis es teh Solo menawarkan keuntungan besar dengan modal yang relatif kecil.

Seorang pedagang di Pasar Gede, yang dulunya hanya berjualan di pinggir jalan, kini telah memiliki tiga cabang di Solo dan satu di Yogyakarta. Menurutnya, permintaan yang terus meningkat membuat bisnis ini sangat menguntungkan.

Masa depan es teh Solo tampaknya semakin cerah. Dengan inovasi yang terus berkembang, seperti varian rasa baru dan kemasan modern, minuman khas ini berpotensi tidak hanya menjadi ikon kuliner nasional tetapi juga menembus pasar internasional.

Apa yang dulu hanya dianggap sebagai minuman sederhana kini telah berubah menjadi peluang bisnis yang menjanjikan, mengangkat ekonomi lokal, dan memperkuat identitas kuliner Solo di tingkat nasional. (KS06)

Tags

Terkini