nasional

Lagi dan Lagi! Aksi Percobaan Bunuh Diri Kembali Terjadi di Jembatan Jurug

KS1
Rabu, 5 Februari 2025 | 11:46 WIB
Lagi dan Lagi! Aksi Percobaan Bunuh Diri Kembali Terjadi di Jembatan Jurug. (KlikSoloNews/doK)

JEBRES, KLIKSOLONEWS.COM - Aksi percobaan bunuh diri kembali terjadi di Jembatan Jurug, Jebres. Kali ini aksi percobaan bunuh diri dilakukan seorang perempuan inisial RW (23), Rabu 5 Februari 2025, dini hari.

RW melompat dari atas Jembatan Jurug untuk mengakhiri hidupnya. Aksi perempuan asal Dukuh Pojok, Desa/Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen tersebut berhasil digagalkan.

Sebelum RW, aksi serupa juga dilakukan beberapa remaja di Jembatan Jurug. Beruntungnya, kesigapan relawan SAR menggagalkan aksi penghilangan nyawa sendiri tersebut.

Aksi penyelamatan RW ini dibenarkan Kapolsek Jebres, Kompol Murtiyoko saat dikonfirmasi. Dimana pihaknya mendapat laporan sekitar pukul 01.55 WIB.

“Piket fungsi kita langsung mendatangi TKP tersebut. Yang bersangkutan sudah berhasil diamankan relawan di pos,” kata Kapolsek.

Kronologi Kejadian

Dari keterangan sejumlah saksi di lokasi, RW berdiri di dalam pagar pembatas Jembatan Jurug dan terlihat linglung atau melamun. Relawan yang berada di sekitar lokasi merasa curiga dan langsung berlari ke atas.

Beruntung, karena kesigapan relawan SAR di lokasi, nyawa RW bisa selamat karena dibujuk untuk tidak melompat dari Jembatan Jurug.

“Lampu di lokasi cukup terang sehigga bisa menyorot tubuh wanita ini. Setelah itu, teman-teman relawan lantas membujuk korban untuk mengurungkan niatnya bunuh diri. Wanita inipun akhirnya berhasil dievakuasi dan dibawa ke pos,” tutur Kapolsek.

Usai dari pihak kepolisian datang, lanjut Murtiyoko, dengan menggunakan ambulans milik relawan, RW dibawa ke Rumah Sakit (RS) Hermina. Saat dirawat, kondisi RW dalam keadaan sehat atau stabil.

“Namun saat kita tanya apa motif dia ingin bunih diri, perempuan ini hanya diam dan hanya minta diantarkan pulang. Kita tidak mau memaksanakan, takutnya emosinya tidak stabil, sehingga kita turuti perminta dari korban. Korban sudah dibawa ke rumahnya oleh petugas piket,” imbuh Murtiyoko.

Kapolsek Jebres mengimbau, bahwa aksi bunuh diri bukanlah solusi dari menyelesaikan masalah. “Peran orang tua dan keluarga paling penting untuk mencegahnya. Dengan memberikan perhatian dan mengerti adanya perubahan pada anak atau keluarganya,” terang Kapolsek.

Data yang dihimpun KlikSoloNews, dalam waktu dua pekan terakhir, tercatat terjadi tiga kali aksi percobaan bunuh diri di Jembatan Jurug,

Pada 22 Januari, seorang remaja berinisial NA, nekat melompat dari jembatan lama Jurug. Beruntung nyawanya tertolong meski sempat terbawa arus aliran sungai Bengawan Solo

Selanjutnya pada Jumat 31 Januari malam, seorang pria berinisial O (30), warga Polokarto, Sukoharjo juga hendak melompat dari Jembatan B Jurug karena permasalahan keluarga dan rumah tangganya.

Beruntung nyawanya selamat setelah dicegat salah seorang relawan yang tak sengaja melintas di lokasi kejadian. (KS01)

Tags

Terkini