LAWEYAN, KLIKSOLONEWS.COM - Di balik rutinitasnya sebagai seorang anggota polisi, Aiptu Galuh Sudarmono, memiliki misi mulia yang ia jalankan setiap hari.
Aiptu Galuh merupakan anggota Bhabinkamtibmas di Kelurahan Kerten, Polsek Laweyan, Polresta Surakarta, rutin menyisihkan sebagian dari gajinya untuk membantu warga kurang mampu di wilayah tugasnya.
Program yang ia beri nama "Satu Hari, Satu Bantuan" ini telah berjalan sejak tahun 2019. Setiap hari, Aiptu Galuh mengunjungi rumah-rumah warga di Kelurahan Kerten untuk memberikan paket sembako kepada mereka yang membutuhkan. Ia melakukannya dengan penuh ketulusan tanpa mengharapkan imbalan apa pun.
“Saat saya ditugaskan di sini, saya melihat banyak warga yang hidup dengan kondisi ekonomi yang memprihatinkan. Dari situlah saya mulai berpikir untuk membantu mereka dengan cara menyisihkan sebagian gaji saya,” ujar Aiptu Galuh.
Paket sembako yang diberikan bernilai sekitar Rp100 ribu hingga Rp150 ribu. Dana tersebut berasal dari gaji bulanan Aiptu Galuh yang ia sisihkan khusus untuk kegiatan ini.
Keputusan untuk berbagi ini mendapat dukungan penuh dari keluarganya, termasuk sang istri yang turut membantu dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Selain itu, aksi sosial Aiptu Galuh juga memotivasi para pengusaha di Kelurahan Kerten untuk ikut berkontribusi.
“Beberapa pengusaha seperti pemilik hotel, minimarket, hingga percetakan sering menitipkan bantuan untuk disalurkan. Namun, saya tetap menggunakan anggaran pribadi untuk menjaga semangat berbagi ini tetap berjalan,” imbuhnya.
Menyentuh Hati Warga
Dengan cara sederhana namun konsisten, Aiptu Galuh berhasil menjalin hubungan yang erat dengan masyarakat. Ia tidak hanya dikenal sebagai seorang polisi, tetapi juga sebagai sosok yang peduli terhadap sesama.
Bagi Aiptu Galuh, kegiatan ini bukan sekadar tugas, tetapi bentuk ibadah. “Selama saya hidup, saya akan terus membantu sesama. Saya percaya ini adalah jalan untuk mencari pahala dan memberikan manfaat bagi orang lain,” pungkasnya.
-
Tukini, salah satu warga yang menerima bantuan dari Aiptu Galuh, mengaku sangat terharu. “Ini sangat berarti bagi saya. Kehadirannya benar-benar membantu di tengah kesulitan yang kami hadapi,” ungkap Tukini.
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Iwan Saktiadi menyampaikan apresiasinya terhadap aksi yang dilakukan Aiptu Galuh.
“Kegiatan berbagi ini menunjukkan bahwa seorang polisi tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga hadir untuk membantu masyarakat. Semoga apa yang dilakukan Aiptu Galuh menjadi inspirasi bagi yang lain,” tuturnya.
Kisah Aiptu Galuh menjadi pengingat kebaikan tidak mengenal batas. Dengan ketulusan hati, siapa pun bisa memberikan dampak positif bagi orang-orang di sekitarnya.
Satu langkah kecil setiap hari, seperti yang dilakukan Aiptu Galuh, mampu membawa perubahan besar bagi mereka yang membutuhkan.(KS01)