nasional

Kartu Merah Cleylton Jadi Petaka, Persis Solo Tak Berdaya Lawan PSM Makassar

KS1
Senin, 13 Januari 2025 | 23:53 WIB
Kartu Merah Cleylton Jadi Petaka, Persis Solo Tak Berdaya Lawan PSM Makassar. (KlikSoloNews/Benediktus Candra)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM - Persis Solo gagal meraih kemenangan di pekan ke-18 Liga 1 2024/2025 saat menjamu PSM Makassar di Stadion Manahan Solo, Senin, 13 Januari 2025.

Disaksikan sekitar 3.609 pasang mata, Laskar Sambernyawa kembali menelan kekalahan ke-12 musim ini dari 18 kali bertanding. Ironisnya, kekalahan tersebut terjadi di hadapan pendukungnya sendiri.

Laskar Sambernyawa kalah 0-1 dari Juku Eja. Gol tunggal PSM Makassar dicetak oleh pemain pengganti, Albertine Joao Fereira, atau yang akrab disapa Baloteli, pada menit ke-89. Gol tersebut tercipta berkat umpan matang dari Victor Luiz.

Kemenangan ini membawa Pasukan Ramang melonjak ke peringkat keenam klasemen sementara dengan 30 poin. Sementara itu, Persis Solo tetap berada di peringkat ke-17 klasemen dan masuk zona degradasi dengan raihan 10 poin.

Kartu Merah Cleylton

Pelatih kepala Persis, Ong Kim Swee, dalam konferensi pers usai laga menyebut kartu merah yang diterima bek tengah, Jose Cleylton Santos, pada menit ke-20 sebagai momen yang sangat merugikan tim.

Debut Cleylton diwarnai dengan kartu merah langsung yang diberikan wasit Irwan Wahyu Wijanarko. Pemain asal Brasil itu melakukan tindakan kasar dengan mendengkul kepala belakang gelandang PSM Makassar, Daisuke Sakai. Setelah mengecek VAR, wasit memutuskan pelanggaran tersebut layak diganjar kartu merah langsung.

“Kami kembali bermain dengan 10 orang. Ini jelas mengubah gaya permainan tim. PSM memanfaatkan peluang mereka, sementara kami gagal memaksimalkan peluang yang ada. Hal seperti ini tidak seharusnya terjadi jika tidak ada kartu merah,” ujar Ong Kim Swee.

Meski kalah, kiper Persis, M Riyandi, menunjukkan performa gemilang dengan menggagalkan lima peluang emas PSM yang seharusnya bisa menjadi gol.

-
Kartu Merah Cleylton Jadi Petaka, Persis Solo Tak Berdaya Lawan PSM Makassar. (KlikSoloNews/Benediktus Candra)

Ong juga memberikan pandangan tentang penampilan pemain baru Persis, seperti Jordy Soleman Tutuarima dan Cleylton. Menurutnya, Jordy menunjukkan permainan yang cukup baik meski masih dalam tahap adaptasi.

“Saya percaya dia akan semakin baik seiring bertambahnya menit bermain,” kata Ong.

Namun, ia tak menampik bahwa kartu merah Cleylton menjadi pukulan berat bagi tim. Ia juga menyoroti jumlah kartu kuning dan merah yang diterima Persis dalam beberapa pertandingan terakhir sebagai masalah serius yang harus segera diatasi.

“Ini bukan pertama kalinya kami bermain dengan 10 pemain di kandang. Banyak pemain kami mendapat kartu merah atau kuning, dan itu jadi perhatian kami,” tambahnya.

Ong mengindikasikan Persis Solo masih berpeluang melakukan perubahan pemain di sisa waktu bursa transfer.

“Kami masih pikirkan dalam 2x24 jam ini siapa saja yang mungkin masuk atau keluar,” ungkapnya.

Selanjutnya, Persis Solo akan menghadapi Derby Jateng melawan PSIS Semarang di Stadion Jatidiri Semarang pada Senin, 20 Januari 2025. Pertandingan ini menjadi tantangan besar bagi Laskar Sambernyawa untuk bangkit dari keterpurukan dan keluar dari zona degradasi. (KS01)

Tags

Terkini