JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM - Marc Klok, gelandang Timnas Indonesia, mengungkapkan adanya konflik pribadi dengan mantan pelatih kepala Shin Tae-yong (STY).
Dalam wawancara dengan ESPN Belanda pada Jumat (10/1/2025), Klok mengkritik gaya kepemimpinan Shin Tae-yong yang dinilainya tidak terbuka terhadap masukan.
"Dia tidak menerima masukan dan merasa berada di atas tim," ujar Klok, yang mengacu pada pengalamannya di bawah arahan pelatih asal Korea Selatan itu, dilansir VoiceofNusantara, jejaring KlikSoloNews.
Hubungan Klok dan STY memburuk pasca-Piala Asia 2023. Meskipun sebelumnya menjadi pemain andalan, Klok mulai jarang diturunkan sebagai starter setelah mencoba mendiskusikan strategi dengan STY.
Menurut Klok, upaya berdiskusi justru berujung pada eksklusi dari rencana pelatih. "Kalau Anda mencoba berdiskusi dengannya, nama Anda bisa dicoret," ungkapnya.
Klok juga menyoroti kendala bahasa sebagai salah satu faktor yang memperumit hubungan antara STY dan beberapa pemain.
Namun, ia tetap mengakui kontribusi Shin Tae-yong selama hampir lima tahun melatih Timnas Indonesia, termasuk dalam pengembangan pemain dan pencapaian di level internasional.
"Banyak masyarakat Indonesia memuji Shin Tae-yong atas pencapaian yang diraihnya," tambah Klok.
Pemecatan Shin Tae-yong oleh PSSI pada Senin 6 Januari 2025, mengejutkan banyak pihak. Patrick Kluivert diumumkan sebagai pelatih baru Timnas Indonesia pada Rabu 8 Januari 2025, menggantikan STY yang sebelumnya meraih kesuksesan dalam ajang Piala AFF dan Kualifikasi Piala Dunia.
Pergantian ini menandai era baru bagi sepak bola Indonesia, meski warisan STY tetap dikenang sebagai masa penting dalam perkembangan tim. (KS01)