nasional

Sempat Buron, Polresta Surakarta Berhasil Tangkap Pelaku Penggelapan Tiket Indonesia vs Filipina

KS1
Rabu, 8 Januari 2025 | 20:36 WIB
Sempat Buron, Polresta Surakarta Berhasil Tangkap Pelaku Penggelapan Tiket Indonesia vs Filipina. (KlikSoloNews/dok)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM - Sempat buron beberapa waktu, Polresta Surakarta berhasil menangkap pelaku penggelapan tiket pertandingan Timnas Indonesia vs Filipina di Stadion Manahan, Sabtu 21 Desember 2024.

RBA ditangkap Tim Resmob Polresta Surakarta yang dipimpin Kanit Resmob, Ipda Irham.

"Pada Rabu 8 Januari 2025, Tim Resmob Polresta Surakarta telah mengamankan saudara RBA atas tindak pidana penipuan penjualan tiket timnas Indonesia vs Filipina di Stadion Manahan. Sekarang yang bersangkutan (pelaku RBA) sedang dalam pemeriksaan," ungkap Ipda Irham, Rabu 8 Januari 2025, malam.

Pelaku berinisial RBA (31), menipu sedikitnya tujuh orang dengan total kerugian mencapai puluhan juta rupiah. Tidak hanya buruan polisi, sejumlah elemen suporter di Solo Raya pun mengaku geram dengan aksi penipuan pelaku RBA hingga diviralkan di media sosial.

Sebelum ditangkap polisi, keberadaan pelaku juga disebarluaskan elemen suporter di wilayah Solo Raya. RBA ditangkap di Kabupaten Klaten, Rabu 8 Januari 2025.

Dalam keterangannya, pelaku merupakan warga Desa Sambirata, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas.

Sebelumnya, Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Iwan Saktiadi, membenarkan adanya laporan terkait dugaan penipuan tiket Timnas Indonesia vs Filipina pada 23 Desember 2024.

“Korban sudah kami mintai keterangan, dan proses penyelidikan terus berjalan,” ujar Kombes Pol Iwan.

Usai laporan tersebut, lanjut Kapolresta, pihaknya telah mengantongi identitas pelaku penipuan tiket tersebut, termasuk tempat tinggal dan kondisi lingkungannya.

“Ada dua alamat pelaku yang kami terima. Keduanya telah kami mintakan konfirmasi dengan keluarga pelaku,” tambahnya.

Kapolresta mengatakan, perburuan pelaku sempat mengalami kendala karena seluruh perangkat komunikasinya dimatikan. Hal itu menyulitkan polisi untuk melacak keberadaan pelaku.

“Termasuk GPS pada mobil dan nomor handphone terduga pelaku semuanya tidak aktif. Walaupun begitu kami memiliki cara lainnya dalam mencari terduga pelaku,” ujarnya.

Kapolresta menambahkan dalam penyidikan kasus ini, Polresta Surakarta menggandeng dua Polres di wilayah Jawa Tengah.

Kasus penipuan RBA tersebut menjadi perhatian kelompok suporter usai pertandingan Timnas Indonesia vs Filipina pada fase penyisihan Grup B Piala AFF 2024.

Kelompok suporter bersama polisi bahu-membahu mencari keberadaan pelaku RBA hingga akhirnya berhasil diamankan di daerah Gantiwarno, Klaten. (KS01)

Tags

Terkini