nasional

BMKG: Waspada Bibit Siklon Tropis 97S Picu Hujan Lebat di Pulau Jawa dan NTB

KS1
Rabu, 8 Januari 2025 | 10:45 WIB
BMKG: Waspada Bibit Siklon Tropis 97S Picu Hujan Lebat di Pulau Jawa dan NTB. (KlikSoloNews/dok)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Pulau Jawa dan Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk waspada terhadap potensi hujan lebat yang dipicu oleh bibit siklon tropis 97S. Fenomena ini diperkirakan berlangsung hingga 24 jam ke depan.

Prakirawan BMKG, Eriska Febriati, menjelaskan bahwa bibit siklon tropis 97S saat ini terpantau berada di Samudra Hindia, selatan Jawa Timur, dengan kecepatan angin maksimum mencapai 15 knot atau sekitar 28 kilometer per jam.

"Fenomena ini telah terdeteksi selama empat hari terakhir, sejak Jumat (3 Januari). Meski potensi berkembangnya menjadi siklon tropis masih rendah dalam 24-72 jam ke depan, dampaknya sudah dapat dirasakan," kata Eriska,  Selasa 7 Januari 2025.

Dampak dari bibit siklon ini meliputi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai angin kencang, yang diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah Pulau Jawa dan NTB.

Wilayah Terdampak


BMKG memproyeksikan hujan lebat akan mengguyur secara merata di wilayah:

  • Banten bagian selatan

  • Jawa Barat

  • Jawa Tengah

  • Jawa Timur

  • Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)


Selain itu, BMKG juga mengingatkan risiko gelombang laut tinggi akibat bibit siklon tropis ini. Gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter diperkirakan terjadi di:

  • Perairan selatan Jawa Barat (termasuk Sukabumi)

  • Selat Sunda

  • Perairan selatan Jawa hingga NTB

  • Laut Jawa


Para pelaut, terutama yang beroperasi di wilayah terdampak, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi dan angin kencang.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca dan menghindari aktivitas yang berisiko, terutama di sekitar kawasan pantai dan perairan.

Upaya antisipasi terhadap potensi banjir dan kerusakan akibat angin kencang juga perlu diperhatikan, terutama di daerah rawan.

Fenomena bibit siklon tropis ini menjadi pengingat penting akan perlunya kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem, khususnya di musim hujan. (KS01)

Tags

Terkini