nasional

200 Ribu Pelajar Terpapar Judi Online: Kenali Tanda-tanda Kecanduan Sejak Dini

KS1
Jumat, 15 November 2024 | 08:31 WIB
200 Ribu Pelajar Terpapar Judi Online: Kenali Tanda-Tanda Kecanduan Sejak Dini. (KlikSoloNews/dok)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM - Maraknya kasus keterlibatan pelajar dalam judi online telah menjadi kekhawatiran besar.

Data dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), tercatat sekitar 200 ribu pelajar di bawah usia 19 tahun terindikasi terpapar aktivitas judi online.

Fenomena ini membutuhkan perhatian khusus dari orang tua, guru, dan pemerintah agar pelajar bisa terlepas dari dampak negatif judi online.

Berikut adalah tanda-tanda atau ciri-ciri pelajar yang mungkin terlibat dalam judi online dilansir laman resmi Komdigi, yang bisa menjadi pedoman untuk deteksi dini:

1. Lebih Sering Menyendiri

Pelajar yang terpapar judi online sering menunjukkan perubahan perilaku sosial, seperti lebih senang menyendiri. Jika biasanya ia aktif dan suka bergaul, perubahan menjadi tertutup dan jarang berkumpul bersama teman bisa menjadi tanda adanya keterlibatan dalam aktivitas tersebut.

2. Ekspresi Emosi yang Tidak Stabil

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menjelaskan bahwa pelajar yang terlibat dalam judi online cenderung memperlihatkan ekspresi emosi yang berubah-ubah saat bermain internet. Mereka mungkin terlihat ketawa sendiri, tiba-tiba sedih, atau bahkan marah tanpa alasan yang jelas. Ekspresi ini biasanya dipicu oleh hasil taruhan atau permainan yang mereka ikuti secara online.

3. Sering Berbohong atau Meminjam Uang dalam Jumlah Besar

Salah satu dampak keterlibatan dalam judi online adalah kebutuhan akan uang yang cepat dan dalam jumlah besar. Pelajar yang mulai sering berbohong atau meminjam uang dalam jumlah yang tidak wajar bisa jadi sedang membutuhkan dana untuk berjudi. Meutya Hafid mengingatkan agar orang di sekitarnya lebih peka terhadap perilaku ini dan segera melakukan pendekatan untuk mengingatkan.

4. Performa Akademik Menurun

Keterlibatan dalam judi online sering kali membuat pelajar kehilangan fokus pada pelajaran dan mengalami penurunan performa akademik. Mereka mungkin sering terlambat mengumpulkan tugas, bolos kelas, atau tampak tidak tertarik lagi dalam kegiatan sekolah.

5. Mengalami Masalah Kesehatan Fisik atau Mental

Selain berdampak pada sisi akademis, kecanduan judi online juga bisa memengaruhi kesehatan fisik dan mental pelajar.

Mereka bisa mengalami masalah tidur, stres berlebih, atau bahkan kecemasan yang berkepanjangan. Dalam beberapa kasus, kecanduan judi online dapat menyebabkan depresi yang parah.

Orang tua dan guru memiliki peran penting dalam mencegah dan menangani masalah ini. Menkomdigi Meutya Hafid menekankan pentingnya pendekatan personal dan kepedulian terhadap pelajar yang menunjukkan tanda-tanda tersebut.

Menjaga komunikasi yang terbuka, memberikan perhatian, dan menyediakan kegiatan positif adalah beberapa cara yang dapat membantu pelajar terhindar dari godaan judi online.

Dengan pemahaman dan kepedulian dari lingkungan sekitarnya, pelajar diharapkan bisa menjauhkan diri dari bahaya judi online dan tumbuh menjadi generasi yang sehat dan berprestasi.

Tags

Terkini