nasional

Kronologi Lengkap Insiden Futsal Porsema UNS Kiper Injak Leher Lawan

KS1
Jumat, 25 Oktober 2024 | 13:49 WIB
Kronologi Lengkap Insiden Futsal Porsema UNS Kiper Injak Leher Lawan. (KlikSoloNews/tangkapan layar Twitter)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Insiden futsal Porsema UNS kiper injak leher lawan, kronologi lengkap hingga begini endingnya.

Pekan Olahraga Sebelas Maret (Porsema) yang seharusnya menjadi ajang silaturahmi dan kompetisi sehat antarmahasiswa, justru ternoda insiden kekerasan kiper injak leher lawan yang terjadi pada pertandingan futsal.

Peristiwa yang melibatkan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dan Fakultas Pertanian (FP) UNS ini telah mengundang perhatian publik dan menimbulkan kehebohan di kalangan civitas akademika UNS serta viral di medsos.

Pihak UNS pun akhirnya buka suara melalui rilis resmi yang disampaikan Dr Agus Riwanto, Sekretaris Universitas sekaligus Juru Bicara UNS.

Agus Riewanto menjelaskan awal kronologi lengkap kiper injak leher lawan di Porsema UNS.

Pertandingan Futsal Porsema yang diselenggarakan Panitia Badan Eksekutif Mahasiswa UNS.

Insiden tersebut terjadi pada Selasa 22 Oktober 2024, pukul 20.30 WIB saat pertandingan antara FEB kontra FP berlangsung di Stadion UNS.

Pertandingan Futsal berlangsung antara mahasiswa FEB UNS melawan FP UNS dengan skor 4-2.

Pada saat pertandingan berlangsung terjadi benturan antarpemain, salah satu pemain dari FP bernama Rofiq Al Fajari Rusmawanto Putro, mahasiswa FP UNS Angkatan tahun 2023 (selanjutnya disebut korban) terjatuh dan wasit meniupkan peluit terjadi pelanggaran.

Tak lama kemudian Kiper dari mahasiswa FEB bernama Jonathan Syebat Agung Putra, mahasiswa FEB UNS Angkatan 2023 (selanjutnya disebut pelaku) lari ke arah pemain yang terjatuh dan melakukan tendangan ke arah bagian leher pemain tersebut.

“Wasit meniupkan peluit dan memberikan kartu merah kepada pelaku. Pada saat kejadian korban tidak dapat melanjutkan pertandingan karena mengalami cedera dan di keluarkan dari lapangan pertandingan futsal,” jelas Agus Riewanto dalam keterangan diterima KlikSoloNews, Jumat 25 Oktober 2024.

Selanjutnya, panitia dari BEM UNS melakukan pertolongan pertama dan membawa korban ke IGD RSUD Moewardi Surakarta untuk mendapatkan pengobatan medis.

“Saat ini korban dirawat secara konservatif (pemberian obat-obatan) di bangsal rawat inap RSUD dr Moewardi,” tuturnya.

Agus Riewanto mengemukakan, berkaitan dengan insiden tersebut UNS merasa prihatin dan menyesal atas kejadian insiden tersebut.

“UNS tidak menoleransi segala bentuk kekerasan fisik dalam kompetisi olahraga yang berlangsung di lingkungan kampus dan harus menjunjung tinggi sportifitas dalam pertandingan olahraga,” tegasnya.

UNS berkomitmen untuk menjaga lingkungan kampus sebagai pusat pembelajaran yang nyaman dan aman bagi mahasiswa. (ks01)

Tags

Terkini