SOLO, KLIKSOLONEWS.COM - Lanud Adi Soemarmo mengerahkan pesawat C-212 A-2105 yang dipiloti oleh Kapten Pnb Faizal untuk mendukung Operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di Pulau Jawa.
Operasi ini diprakarsai oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan dilaksanakan serentak di Malang, Solo, dan Bandung.
TMC dijadwalkan berlangsung dari 31 Mei hingga 10 Juni 2024, dengan tujuan meningkatkan debit air waduk di seluruh Pulau Jawa.
Dalam operasi ini, setiap lokasi akan menerima penyebaran garam dengan total estimasi 16 ton. Diharapkan penyebaran garam ini dapat memicu hujan buatan dan menambah volume air di waduk-waduk.
Upaya ini merupakan bagian dari mitigasi kekeringan yang sering melanda wilayah tersebut. Pada hari ini, pesawat C-212 A-2105 telah menyelesaikan dua sortie untuk menyebarkan garam di area yang telah ditentukan.
Setiap sortie dilakukan dengan koordinasi ketat antara TNI Angkatan Udara dan tim teknis Kementerian PUPR untuk memastikan efektivitas penyebaran garam dan keselamatan operasi.
Diharapkan operasi TMC ini dapat memenuhi target penambahan debit air waduk, sehingga kebutuhan air untuk pertanian, industri, dan kebutuhan sehari-hari masyarakat dapat terjaga dengan baik.
Menurut rilis resmi dari Pentak Lanud SMO yang diterima KlikSoloNews, dalam operasi tersebut, setiap lokasi akan menerima penyebaran garam dengan estimasi total mencapai 16 ton.
Penyebaran garam ini diharapkan dapat memicu hujan buatan yang nantinya akan menambah volume air di waduk-waduk yang ada.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya mitigasi kekeringan yang sering melanda wilayah tersebut. Pada hari ini, pesawat C-212 A-2105 telah berhasil melaksanakan dua sortie untuk menyebarkan garam di wilayah yang telah ditentukan.
Setiap sortie dilaksanakan dengan koordinasi yang ketat antara pihak TNI Angkatan Udara dan tim teknis dari Kementerian PUPR untuk memastikan efektivitas penyebaran garam dan keselamatan operasi.
Dengan adanya operasi TMC ini diharapkan penambahan debit air waduk dapat terpenuhi sesuai target, sehingga kebutuhan air bagi pertanian, industri, dan kebutuhan sehari-hari masyarakat dapat terjaga dengan baik. (KS01)