nasional

Video Viral Truk Pengangkut Anjing, Polres Sragen: Tidak Ditemukan Tempat Penjagalan

KS1
Jumat, 29 Desember 2023 | 20:41 WIB
Video Viral Truk Pengangkut Anjing, Polres Sragen: Tidak Ditemukan Tempat Penjagalan. (KlikSoloNews/dok)



SRAGEN, KLIKSOLONEWS.COM - Polres Sragen telah melakukan penyelidikan terkait dugaan praktek penjagalan anjing di wilayah Sragen.

Penyelidikan dilakukan setelah beredar video viral di media sosial yang menampilkan truk pengangkut ratusan anjing di tol Palimanan, Cirebon, Jawa Barat.



Dalam video tersebut, truk tersebut diduga akan dibawa ke rumah jagal di wilayah Gemolong, Sragen. Namun, setelah dilakukan penyelidikan oleh tim Resmob Polres Sragen bersama pengadu, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penjagalan anjing di wilayah tersebut.



Kasat Reskrim Polres Sragen AKP Wikan Srikadiyono mengatakan, tim Resmob telah mendatangi lokasi yang diduga menjadi tempat penjagalan anjing di wilayah Gemolong. Namun, di lokasi tersebut tidak ditemukan adanya anjing yang disembelih atau dijagal.



"Kita sudah melakukan pengecekan ke lokasi yang diduga menjadi tempat penjagalan anjing. Namun, di lokasi tersebut tidak ditemukan adanya anjing yang disembelih atau dijagal," kata Wikan, Kamis 28 Desember 2023, dilansir JatengNOW, jejaring KlikSoloNews.com.



Selain itu, tim Resmob juga telah memeriksa kendaraan yang diduga membawa ratusan anjing tersebut. Namun, kendaraan tersebut tidak mengarah ke wilayah Sragen.



"Kendaraan tersebut keluar dari exit tol Gondangrejo, yang bisa saja mengarah ke Solo, Boyolali, atau Karanganyar," ujar Wikan.

-
Petugas Polres Sragen saat mendatangi salah satu lokasi yang dicurigai tempat jagal anjing di Sragen. (KlikSoloNews/dok)



Hingga saat ini, Polres Sragen masih terus melakukan penyelidikan terkait dugaan praktek penjagalan anjing. Namun, hingga saat ini belum ditemukan adanya bukti yang kuat untuk mendukung dugaan tersebut.



"Kami masih terus melakukan penyelidikan terkait dugaan praktek penjagalan anjing. Jika nantinya ditemukan bukti yang kuat, kami akan segera melakukan tindakan hukum," tegas Wikan.



Terkait video viral tersebut, Wikan mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya. Masyarakat juga diminta untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas sumbernya. (KS02)

Tags

Terkini