nasional

Gibran Bersiap Razia Prostitusi Online di Michat dan Twitter

KS1
Senin, 1 Maret 2021 | 21:18 WIB
SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka bersiap merazia praktik prostitusi online melalui aplikasi Michat dan Twitter di Kota Solo.

Gibran sangat serius untuk menuntaskan persoalan sosial kemasyarakatan yang sampai hari ini belum bisa teratasi. Gibran juga menerima masukan dari masyarakat Kota Solo melalui akun media sosial yang menyebutkan untuk tidak hanya prostitusi jalanan atau offline, tetapi juga menyentuh razia pada prostitusi online yang marak di Kota Bengawan.

Dalam media sosial pemilik akun @winarsuli menuliskan, “mas walkot...monggo jajarannya disuruh sekalian downdload michat...malah buanyak dibandingkan dg yg offline..karen yg begini ini biasanya beberapa bulan ke depan pindah tempat..dari offline ke online..eehh sama ganti harga juga ding mas..soalnya klo online lebih tinggi harganya.”

Komentar tersebut langsung mendapatkan respons Gibran dengan menuliskan, “betul. Banyak yg open BO. Akan kami trace.”

Gibran membenarkan masukan dari masyarakat tersebut terkait prostitusi online. Dia mengatakan, razia untuk prostitusi online akan segera diformulasikan dengan petugas terkait.

“Kemarin kan kita menggelar operasi pekat bersama Kapolresta baru sekali di Tirtonadi dan kawasan Kestalan. Dari kegiatan itu, banyak masukan dari warga agar yang online juga dirazia,” terangnya saat meninjau vaksinasi di Pasar Depok, Solo, Senin (1/3/2021).

Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut akan bekerja sama dengan jajaran Polda Jateng dan Polresta Surakarta terkait razia prostitusi online di Kota Solo. “Nanti kita kerahkan semua dari Polda dan Polresta,” pungkas Gibran.

Tim cyber Polresta Surakarta merespons cepat rencana Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka yang akan merazia prostitusi online di Kota Solo.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri menegaskan, pihaknya sudah menurunkan tim cyber untuk melakukan penyelidikan terkait praktik prostitusi online di Solo.

“Kami merespons dan sudah menurunkan tim cyber untuk penyelidikan prostitusi online yang dimaksud Pak Wali,” tegas Kapolresta saat dihubungi Senin (1/3/2021). (KS01-01)

Tags

Terkini