JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM – Fenomena siaran langsung atau live streaming di media sosial kembali menjadi sorotan publik.
Kali ini, aktivitas live TikTok yang dilakukan seorang penumpang di dalam kereta rel listrik (KRL) menuai keluhan karena dianggap mengganggu kenyamanan dan privasi pengguna transportasi umum lainnya.
Keluhan tersebut disampaikan oleh seorang penumpang yang mengaku merasa tidak nyaman ketika kamera ponsel milik seorang penumpang diarahkan ke area pintu kereta dan menyorot aktivitas penumpang lain secara langsung.
Menurut pengakuannya, awalnya ia tidak menyadari bahwa penumpang tersebut sedang melakukan siaran langsung. Namun setelah memperhatikan lebih dekat, ia mengetahui kamera ponsel yang diarahkan ke dalam gerbong ternyata digunakan untuk live TikTok.
Aktivitas tersebut membuat sejumlah penumpang yang keluar dan masuk kereta berpotensi terekam dan tampil dalam siaran tanpa sepengetahuan mereka.
Penumpang yang menyampaikan keluhan tersebut menilai praktik live streaming di dalam KRL dapat menimbulkan rasa tidak nyaman bagi pengguna jasa transportasi umum.
Pasalnya, tidak semua orang ingin wajah atau aktivitasnya ditampilkan dalam siaran langsung yang dapat ditonton banyak orang melalui media sosial.
Kekhawatiran juga muncul karena kondisi penumpang di dalam kereta sangat beragam. Ada yang sedang beristirahat, tertidur, atau berada dalam situasi yang tidak ingin direkam dan disebarluaskan.
Menurutnya, kemunculan seseorang secara tiba-tiba dalam siaran langsung tanpa persetujuan dapat memicu rasa canggung bahkan mengganggu privasi pribadi.
Fenomena Live Streaming di KRL Semakin Sering Terlihat
Ia mengaku bukan pertama kali menjumpai aktivitas serupa di dalam KRL. Dalam beberapa kesempatan, praktik live TikTok juga terlihat di sejumlah rute komuter lain yang melayani wilayah Jabodetabek.
Fenomena tersebut dinilai semakin marak seiring meningkatnya tren pembuatan konten digital dan siaran langsung di berbagai platform media sosial.
Namun demikian, sebagian pengguna transportasi umum berharap para kreator konten tetap memperhatikan etika serta kenyamanan orang lain saat membuat konten di ruang publik.
Selain persoalan kenyamanan, sejumlah penumpang juga mengkhawatirkan potensi penyalahgunaan gambar atau visual yang terekam dalam siaran langsung.
Di tengah meningkatnya kasus penyebaran foto maupun video tanpa izin di media sosial, masyarakat menjadi lebih sensitif terhadap aktivitas perekaman yang melibatkan orang lain.