soloraya

Viral Dompet Hilang di Sragen, Pemilik Gagal Dapatkan Kembali STNK dan SIM Meski Sudah Bertemu Penemu

KS1
Rabu, 10 Juni 2026 | 19:40 WIB
Viral Dompet Hilang di Sragen, Pemilik Gagal Dapatkan Kembali STNK dan SIM Meski Sudah Bertemu Penemu. (kliksolonews/dok)

SRAGEN, KLIKSOLONEWS.COM – Kisah viral kehilangan dompet yang melibatkan seorang warga Sragen dan pasangan lansia penjual siomay berakhir dengan kekecewaan.


Setelah sempat ramai diperbincangkan di media sosial karena adanya permintaan uang tebusan, dokumen penting milik pemilik dompet hingga kini belum berhasil ditemukan.


Korban kehilangan dompet, Ahmad Bahru (30), akhirnya harus merelakan hilangnya sejumlah dokumen penting setelah upaya mencari dan mengambil kembali barang miliknya tidak membuahkan hasil.


Kapolsek Sumberlawang AKP Sudarmaji mengatakan pihak kepolisian telah menemui Sukini, nenek yang sebelumnya diketahui menemukan dompet tersebut. Namun saat dimintai keterangan, Sukini mengaku dokumen yang masih tersisa di dalam dompet telah hilang.


Menurut pengakuannya, dompet tersebut sempat disimpan di gerobak siomay milik suaminya. Namun saat berjualan, dompet itu diduga terjatuh di jalan dan tidak diketahui keberadaannya.


“Yang bersangkutan mengaku dompet yang ditemukan itu sudah hilang setelah ditaruh di gerobak siomay. Hingga kini STNK dan SIM milik korban belum ditemukan,” ujar AKP Sudarmaji.


Peristiwa ini bermula pada Minggu (7/6/2026) siang saat Ahmad berbelanja di sebuah minimarket di Desa Mojopuro, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen. Saat hendak melakukan pembayaran, ia menyadari dompetnya sudah tidak berada di saku.


Ahmad kemudian meminta bantuan untuk memeriksa rekaman CCTV minimarket. Dari rekaman tersebut terlihat dompet miliknya ditemukan oleh pasangan kakek dan nenek yang berprofesi sebagai penjual siomay.


Berbekal informasi dari warga sekitar, Ahmad akhirnya mengetahui bahwa pasangan tersebut biasa berjualan di lingkungan MIN 5 Sragen. Pertemuan antara keduanya kemudian terjadi dan direkam dalam sebuah video yang belakangan viral di media sosial.


Dalam video tersebut, Sukini disebut meminta uang sebesar Rp1 juta sebagai syarat untuk mengembalikan dokumen yang ada di dalam dompet. Padahal saat dompet hilang, Ahmad mengaku masih menyimpan uang tunai sekitar Rp400 ribu.


Korban mengaku telah mengikhlaskan uang tunai yang hilang dan hanya berharap dokumen penting seperti STNK dan SIM dapat dikembalikan. Namun permintaan tersebut tidak sepenuhnya terpenuhi.


Sukini hanya menyerahkan beberapa dokumen berupa KTP, kartu BPJS, dan kartu identitas karyawan milik Ahmad. Sementara STNK dan SIM tidak ikut diserahkan.


Menurut pengakuan Ahmad, dirinya tidak mampu memenuhi permintaan uang tebusan yang diminta. Saat itu ia mengaku sedang mengalami kesulitan keuangan karena hendak melunasi utang sehingga tidak memiliki dana sebesar yang diminta.


Hingga kini, dokumen kendaraan dan surat izin mengemudi milik Ahmad masih belum ditemukan. Meski dokumen tersebut dapat diurus kembali melalui prosedur resmi, proses penggantian membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit.

Halaman:

Tags

Terkini