soloraya

Dramatis! Anjing Peliharaan Mengamuk di Sragen, Tiga Orang Digigit, Petugas Damkar Ikut Jadi Korban

KS1
Senin, 27 April 2026 | 16:21 WIB
Dramatis! Anjing Peliharaan Mengamuk di Sragen, Tiga Orang Digigit, Petugas Damkar Ikut Jadi Korban. (KlikSolonews/dok)

SRAGEN, KLIKSOLONEWS.COM – Proses evakuasi seekor anjing peliharaan yang mengamuk di Desa Mojosari, Kabupaten Sragen berlangsung dramatis, Senin (27/04/2026).


Hewan tersebut dilaporkan menggigit tiga orang pemiliknya sebelum akhirnya berhasil diamankan oleh petugas pemadam kebakaran (Damkar) bersama relawan.


Dengan penuh kehati-hatian, petugas dan relawan berupaya menangkap anjing tersebut di dalam rumah pemilik. Saat hewan dalam kondisi lengah, tim langsung bergerak cepat untuk mengamankannya.


Proses evakuasi tidak berjalan mudah. Dibutuhkan waktu sekitar 30 menit hingga akhirnya anjing tersebut berhasil ditangkap setelah sempat memberikan perlawanan.


Pemilik anjing, Sumarni, mengungkapkan bahwa hewan peliharaannya yang sudah dipelihara selama tiga tahun itu sebelumnya tidak pernah menunjukkan perilaku agresif separah ini.


“Biasanya tidak separah ini, tapi sekarang sampai tiga orang digigit, saya, anak, dan cucu saya,” ujarnya.


Perilaku agresif anjing tersebut diduga dipicu karena sedang memasuki masa birahi atau musim kawin, sehingga menjadi lebih sensitif dan mudah menyerang.


Dalam proses evakuasi, satu orang relawan dan satu petugas Damkar juga menjadi korban gigitan. Petugas yang terlibat bahkan sempat terjepit di area sempit saat mencoba mengamankan hewan tersebut.


Petugas Damkar, Suwarto, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari warga terkait insiden tersebut dan segera melakukan penanganan.


“Kami mendapat laporan adanya anjing yang sudah menggigit pemilik rumah dan dua orang lainnya. Saat evakuasi dibantu relawan, relawan juga terkena gigitan. Petugas sempat terjepit, dan korban langsung dibawa ke puskesmas untuk perawatan,” jelasnya.


Setelah berhasil diamankan, anjing bercorak hitam putih itu kemudian dibawa ke kantor Damkar untuk penanganan sementara. Rencananya, hewan tersebut akan diserahkan kepada pecinta hewan untuk dirawat dan dijinakkan kembali.


Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pemilik hewan peliharaan untuk lebih waspada terhadap perubahan perilaku, terutama saat memasuki masa birahi, guna mencegah kejadian serupa terulang.(ks01)

Tags

Terkini