soloraya

Obati Rindu Keluarga, Prajurit Satgas TMMD Sragen Manfaatkan Video Call di Tengah Tugas

KS1
Senin, 27 April 2026 | 13:30 WIB
Obati Rindu Keluarga, Prajurit Satgas TMMD Sragen Manfaatkan Video Call di Tengah Tugas. (KlikSoloNews/dok)

SRAGEN, KLIKSOLONEWS.COM – Rasa rindu kepada keluarga menjadi hal yang tak terpisahkan bagi para prajurit yang tengah menjalankan tugas di lapangan. Hal itulah yang dirasakan oleh Sertu Sunardi, personel TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen.


Di sela waktu istirahat, Sertu Sunardi menyempatkan diri melakukan video call dengan istri dan anaknya untuk mengobati rasa rindu. Momen sederhana tersebut menjadi penguat semangat di tengah padatnya kegiatan pengabdian kepada masyarakat.


Prajurit dari Batalyon Kavaleri Ambarawa itu mengaku harus rela meninggalkan keluarga demi menjalankan tugas negara. Namun, komunikasi melalui teknologi menjadi cara efektif untuk menjaga kedekatan dengan orang tercinta.


“Sebagai prajurit, kami siap melaksanakan tugas di mana pun sesuai perintah komandan. Itu sudah menjadi bagian dari loyalitas kami kepada negara,” ujar Sertu Sunardi, Senin (27/4/2026).


Ia menambahkan, meski rindu kerap datang, namun hal tersebut dapat terobati melalui komunikasi langsung meski hanya lewat layar ponsel.


“Demi tugas, saya harus meninggalkan anak dan istri. Terkadang rindu, tapi bisa terbayarkan dengan video call. Setidaknya itu bisa melepas kerinduan saya dengan keluarga,” ungkapnya.


Keikutsertaan dalam Satgas TMMD menjadi bentuk nyata pengabdian prajurit kepada bangsa dan negara. Dengan semangat dan tanggung jawab, para anggota Satgas berkomitmen menyukseskan program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.


Program TNI Manunggal Membangun Desa sendiri bertujuan mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.


“Dengan niat tulus dan ikhlas, kami akan berupaya semaksimal mungkin menyukseskan TMMD Reg ke-128 Kodim 0725/Sragen agar benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.


Pengabdian para prajurit ini menjadi bukti nyata dedikasi tanpa batas demi kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat, meski harus mengorbankan waktu bersama keluarga.(ks01)

Tags

Terkini