soloraya

Jembatan Gantung Garuda Sukoharjo Ditargetkan Rampung Satu Bulan, Pangkas Jarak Warga hingga 7 Km

KS1
Rabu, 1 April 2026 | 23:45 WIB
Jembatan Gantung Garuda Sukoharjo Ditargetkan Rampung Satu Bulan, Pangkas Jarak Warga hingga 7 Km. (KlikSoloNews/dok)

SUKOHARJO, KLIKSOLONEWS.COM - Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Tambakboyo, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, ditargetkan rampung dalam waktu satu bulan.

Proyek ini menjadi bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan yang mendapat dukungan dari Prabowo Subianto.

Groundbreaking proyek dilakukan secara serentak melalui sambungan virtual yang dipimpin Pangdam IV/Diponegoro, Achiruddin, dari Kabupaten Boyolali, Selasa (31/3/2026), bersama jajaran TNI dan pemerintah daerah di wilayah Kodam IV.

Di Sukoharjo, jembatan sepanjang 21 meter dengan lebar 1,5 meter ini dibangun melalui kolaborasi antara TNI, tenaga ahli konstruksi, dan masyarakat setempat.

Komandan Kodim 0726/Sukoharjo, Reza Sahputra, menegaskan bahwa percepatan pembangunan menjadi prioritas utama.

“Kami kerahkan personel untuk gotong royong bersama masyarakat dan dukungan teknis agar pembangunan berjalan cepat tanpa mengabaikan kualitas,” ujarnya.

Akses Vital Penghubung Dua Desa

Jembatan Gantung Garuda dirancang memiliki kapasitas beban sekitar 600 kilogram. Infrastruktur ini diperuntukkan bagi pejalan kaki, sepeda, serta sepeda motor.

Keberadaan jembatan ini akan menjadi akses vital yang menghubungkan Desa Tambakboyo dengan Desa Tangkisan yang selama ini terpisah oleh aliran anak Sungai Bengawan Solo.

Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, menyebut pembangunan jembatan akan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat.

“Semakin cepat selesai, semakin cepat pula masyarakat merasakan manfaatnya, baik dari sisi efisiensi waktu maupun peningkatan ekonomi,” jelasnya.

Dengan hadirnya jembatan ini, jarak tempuh warga diperkirakan dapat dipangkas hingga 6–7 kilometer. Hal ini tentu akan mempermudah mobilitas masyarakat, terutama dalam aktivitas sehari-hari dan distribusi hasil ekonomi.

Proyek dengan estimasi anggaran sekitar Rp600 juta ini diharapkan segera berfungsi untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah pedesaan.

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda menjadi salah satu upaya strategis dalam memperkuat infrastruktur desa. Selain meningkatkan aksesibilitas, proyek ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Dengan target penyelesaian satu bulan, masyarakat kini menanti realisasi jembatan yang akan membawa perubahan signifikan bagi kehidupan sehari-hari mereka. (KS01)

Tags

Terkini