SRAGEN, KLIKSOLONEWS.COM – Dua pekan menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi turun langsung ke pasar tradisional untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok.
Dari hasil pantauan di Pasar Gondang, Kabupaten Sragen, stok pangan dipastikan aman meski sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga, terutama cabai rawit merah yang menembus Rp 80 ribu hingga Rp 90 ribu per kilogram.
Dalam kunjungan tersebut, Ahmad Luthfi didampingi Bupati Sragen Sigit Pamungkas dan Wakil Bupati Suroto, serta sejumlah kepala OPD dan BUMD terkait.
Ia menyusuri lapak pedagang, berdialog langsung, dan mengecek harga bawang putih, bawang merah, telur, hingga cabai.
Gubernur menyebutkan, secara umum pasokan pangan di pasar tradisional masih terkendali. Kenaikan harga sejumlah komoditas dinilai masih dalam batas wajar dan dipengaruhi meningkatnya permintaan menjelang Lebaran 2026.
“Ada beberapa harga yang sangat fluktuatif, terutama cabai. Jateng Agro Berdikari saya minta untuk melakukan intervensi,” ujar Ahmad Luthfi.
Beberapa komoditas yang terpantau berada di atas Harga Acuan Pemerintah (HAP) antara lain cabai rawit merah, tepung terigu curah, dan bawang putih.
Sementara komoditas yang perlu diantisipasi kenaikannya menjelang Idulfitri meliputi telur ayam ras, daging ayam ras, bawang merah, dan gula konsumsi.
Pemprov Jateng Intensifkan Operasi Pasar
Untuk menekan gejolak harga, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggencarkan program Gerakan Pangan Murah (GPM). Hingga awal Maret 2026, GPM telah dilaksanakan sebanyak 309 kali di berbagai kabupaten/kota.
Selain itu, subsidi cabai sebanyak tiga ton telah disalurkan ke 15 daerah dengan lonjakan harga tertinggi. Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat menjelang arus mudik Lebaran.
Sejumlah pedagang di Pasar Gondang membenarkan adanya kenaikan harga cabai. Nur, pedagang sayur, menyebut harga cabai rawit merah kini berkisar Rp 80 ribu hingga Rp 90 ribu per kilogram.
“Kalau Ramadan pembelian biasanya berkurang, apalagi kalau harga naik. Yang mahal sekarang cabai rawit setan,” katanya.
Sementara itu, pedagang daging sapi menyebut harga masih stabil di kisaran Rp 110 ribu per kilogram, namun berpotensi naik Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu mendekati Lebaran.
Adapun harga telur ayam ras sempat naik dari Rp 28 ribu menjadi Rp 31 ribu per kilogram sebelum kembali stabil.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan pemantauan harga dan distribusi pangan akan terus dilakukan hingga puncak arus mudik dan Hari Raya Idulfitri. Langkah ini untuk memastikan stok pangan aman, harga terkendali, serta daya beli masyarakat tetap terjaga.
Dengan intervensi subsidi dan operasi pasar, Pemprov Jateng optimistis stabilitas harga bahan pokok jelang Lebaran 2026 dapat dipertahankan. (KS01)