soloraya

7 Remaja Nyaris Terseret Arus Air Terjun Kedung Sriti, Dievakuasi Petugas Tanpa Cedera

KS1
Jumat, 7 November 2025 | 08:00 WIB
7 Remaja Nyaris Terseret Arus Air Terjun Kedung Sriti, Dievakuasi Petugas Tanpa Cedera. (KlikSoloNews/dok HarianKota)

TAWANGMANGU, KLIKSOLONEWS.COM – Hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Lawu pada Rabu sore (5/11/2025) membuat debit air di Air Terjun Kedung Sriti meningkat tajam, hingga nyaris menelan tujuh remaja yang tengah berwisata di lokasi tersebut.

Beruntung, mereka berhasil diselamatkan petugas BPBD, SAR, dan relawan setempat.

Peristiwa terjadi ketika para remaja sedang menikmati suasana di sekitar air terjun. Tak lama setelah hujan deras, air sungai mendadak meluap dan menutup jalur keluar menuju area aman.

“Air datang dengan cepat dari arah hulu, sehingga mereka tidak bisa menyeberang kembali,” ujar Hendro Prayitno, Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar, dilansir HarianKota.

Tim gabungan segera dikerahkan setelah laporan diterima. Arus deras sempat menyulitkan akses menuju korban, sehingga petugas harus mencari jalur alternatif. Evakuasi berlangsung dramatis selama hampir satu jam sebelum ketujuh remaja berhasil diselamatkan tanpa cedera.

Para korban diketahui bernama Adhi Jaya, Moreno, Kezia, Kahfi, Safrizal, Weldan Engga, dan Fahri, berasal dari sejumlah daerah seperti Palur, Jepara, Solo, Boyolali, Jebres, dan Colomadu.

“Semua korban selamat. Mereka hanya sempat panik dan menggigil, namun kondisinya stabil,” tambah Hendro.

Setelah penyelamatan, korban dibawa ke posko untuk pemulihan sebelum akhirnya diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.

BPBD Karanganyar mengingatkan wisatawan untuk lebih berhati-hati ketika berada di kawasan alam, terutama di sekitar air terjun dan sungai lereng pegunungan.

“Cuaca di sekitar Lawu bisa berubah cepat. Begitu tanda hujan muncul, sebaiknya segera meninggalkan lokasi wisata,” imbau Hendro.

Air Terjun Kedung Sriti memang terkenal dengan panorama alamnya yang memikat. Namun, peristiwa ini menjadi peringatan bahwa keindahan alam bisa berubah menjadi risiko bila kondisi cuaca diabaikan.(KS01)

Tags

Terkini