soloraya

Angin Kencang Terjang Karanganyar, Puluhan Pohon Tumbang dan Beberapa Titik Longsor

KS1
Sabtu, 1 November 2025 | 09:21 WIB
Angin Kencang Terjang Karanganyar, Puluhan Pohon Tumbang dan Beberapa Titik Longsor. (KlikSoloNews/dok)

KARANGANYAR, KLIKSOLONEWS.COM – Bencana angin kencang disertai hujan deras melanda wilayah Kabupaten Karanganyar pada Jumat sore hingga malam (31/10/2025).

Peristiwa ini menyebabkan puluhan pohon tumbang serta beberapa titik longsor di empat kecamatan. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian materiil akibat bencana tersebut terbilang cukup besar.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, menjelaskan bahwa hasil pendataan sementara menunjukkan kerusakan paling parah terjadi akibat pohon tumbang yang menimpa rumah warga di sejumlah wilayah.

“Alhamdulillah untuk korban jiwa nihil. Namun, kami mencatat ada banyak titik kerusakan yang perlu penanganan segera di empat kecamatan,” ujar Hendro Prayitno, Jumat malam.

Menurut Hendro, Kecamatan Jumapolo menjadi wilayah dengan dampak terparah. Di Desa Bakalan terdapat 17 titik pohon tumbang yang menimpa rumah warga, sedangkan di Desa Kedawung terdapat 10 titik serupa. Proses evakuasi langsung dilakukan sejak malam hari dengan melibatkan relawan militan dan tim BPBD.

Sementara itu, di Kecamatan Jumantono, tercatat ada 8 titik pohon tumbang yang menimpa rumah warga di Dusun Gendon, Desa Gemantar. Empat di antaranya belum selesai dievakuasi dan akan dilanjutkan pada Sabtu pagi melalui kerja bakti bersama warga dan relawan.

Selain pohon tumbang, lima titik longsor juga dilaporkan terjadi di wilayah Kecamatan Jatiyoso, serta satu titik pohon tumbang yang menimpa rumah di Kecamatan Tawangmangu.

BPBD memastikan seluruh titik terdampak sudah mendapatkan penanganan awal dan pemantauan lanjutan akan dilakukan untuk mencegah risiko susulan.

“Evakuasi dan penanganan terus kami lakukan. Kami juga sudah menjadwalkan kerja bakti bersama relawan dan warga besok pagi untuk titik-titik yang belum selesai tertangani malam ini,” tambah Hendro.

Pihak BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan, terutama di daerah perbukitan dan sekitar aliran sungai yang rawan longsor.(KS01)

Tags

Terkini