soloraya

Karanganyar Rayakan World Clean Up Day dengan Aksi Nyata: Cabut Paku dan Tukar Sampah

KS1
Selasa, 16 September 2025 | 10:30 WIB
Karanganyar Rayakan World Clean Up Day dengan Aksi Nyata: Cabut Paku dan Tukar Sampah. (KlikSoloNews/dok HarianKota)

KARANGANYAR, KLIKSOLONEWS.COM – Dalam rangka memperingati World Clean Up Day 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menggelar aksi lingkungan yang unik sekaligus edukatif.

Tidak hanya mengampanyekan kebersihan, kegiatan ini benar-benar melibatkan masyarakat melalui program “Cabut Paku di Pohon dan Tukar Sampah” yang dipusatkan di area Car Free Day (CFD), Minggu 14 September 2025.

Sejak pagi, ratusan warga bersama jajaran pejabat daerah, termasuk Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar, turut berpartisipasi. Acara ini juga mendapat dukungan dari TP PKK, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta komunitas peduli lingkungan.

Kepala DLH Karanganyar menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan global World Clean Up Day yang serentak dilakukan di berbagai daerah. Menurutnya, masalah sampah dan kerusakan lingkungan tidak bisa hanya ditangani pemerintah, tetapi memerlukan keterlibatan aktif masyarakat.

“Mencabut paku dari pohon mungkin terlihat sepele, namun itu menyelamatkan tumbuhan agar bisa tumbuh sehat. Begitu juga dengan membiasakan memilah sampah dari rumah, itu langkah kecil yang memberi dampak jangka panjang,” jelasnya dilansir HarianKota, jejaring KlikSoloNews.

Bupati Karanganyar dalam sambutannya mengapresiasi semangat warga yang antusias mengikuti kegiatan. Ia menekankan bahwa gerakan ini mencerminkan rasa tanggung jawab bersama terhadap lingkungan.

“Menjaga kebersihan adalah tugas kita semua. Mari jadikan aksi ini sebagai kebiasaan, agar Karanganyar lebih hijau, sehat, dan nyaman untuk generasi mendatang,” ungkapnya.

Selain cabut paku dan tukar sampah, warga juga mendapat edukasi mengenai pengurangan plastik sekali pakai, pengelolaan sampah rumah tangga, serta program Sampah Tuntas di Desa yang tengah dijalankan Pemkab Karanganyar.

Melalui pendekatan partisipatif ini, pemerintah berharap masyarakat lebih sadar pentingnya kebersihan lingkungan, sehingga tercipta budaya baru yang lebih ramah terhadap alam.

World Clean Up Day 2025 menjadi momentum penting bagi Karanganyar untuk menegaskan komitmen dalam pembangunan berkelanjutan. Dengan semangat gotong royong, pemerintah daerah optimistis lahirnya masyarakat yang semakin peduli lingkungan. (KS010

Tags

Terkini