soloraya

Agrowisata Sondokoro Karanganyar Disulap jadi Kawasan Wisata Sejarah dan Edukasi

KS1
Jumat, 1 Agustus 2025 | 14:00 WIB
Agrowisata Sondokoro Karanganyar Disulap jadi Kawasan Wisata Sejarah dan Edukasi. (KlikSoloNews/dok HarianKota)

KARANGANYAR, KLIKSOLONEWS.COM – Kawasan Agrowisata Sondokoro di Karanganyar bakal mengalami perubahan besar. Tempat wisata legendaris yang pernah menjadi primadona masyarakat kini bersiap menjelma menjadi destinasi heritage berbasis edukasi, sejarah, dan alam.

Revitalisasi ini merupakan hasil kerja sama strategis antara Pemerintah Kabupaten Karanganyar dan PT Sinargi Bulan Nusantara (SGN), yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman.

Proses legalisasi turut diperkuat oleh Kejaksaan Negeri Karanganyar sebagai bentuk pengawasan dan legitimasi hukum.

“Ini bukan hanya soal renovasi fisik, tapi upaya membangkitkan kembali semangat Sondokoro sebagai ikon wisata budaya daerah,” ujar Titin Riyadi Ningsih, Kabid Operasional Intanpari Waterpark Karanganyar, dilansir HarianKota, jejaring KlikSoloNews.

Proyek revitalisasi akan dilakukan secara bertahap di atas lahan seluas 4,8 hektare. Fase pertama akan menampilkan kembali kereta wisata legendaris Sondokoro sebagai ikon utama yang diharapkan menjadi daya tarik awal bagi wisatawan.

Selain itu, fasilitas lain seperti kolam renang dan wahana agro yang sebelumnya sempat tidak beroperasi juga akan dihidupkan kembali. Semua elemen pembangunan diarahkan pada integrasi nilai sejarah dan kearifan lokal, agar pengunjung tidak hanya berwisata, tetapi juga mendapatkan pengalaman edukatif.

Meskipun kawasan ini akan mengalami rebranding, unsur nama “Sondokoro” akan tetap dipertahankan. Pendekatan heritage akan hadir dalam bentuk arsitektur bergaya tempo dulu, serta penyajian kembali cerita dan budaya lokal yang mulai terlupakan.

“Kami tidak sekadar mengganti tampilan, tapi ingin membangun ulang semangat dan kisah yang pernah hidup di kawasan ini,” tegas Titin.

Jika tak ada hambatan, soft launching destinasi baru ini direncanakan bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke-108. Kerja sama tahap awal akan berlangsung selama satu tahun sebagai uji coba, dengan peluang perpanjangan tergantung hasil evaluasi proyek.

Meski nilai investasi dan skema bisnis belum dirinci, pihak pengelola menegaskan fokus saat ini adalah menyelesaikan aspek teknis dan legalitas.

Transformasi Sondokoro tidak hanya menyasar pasar lokal, tetapi juga menargetkan wisatawan nasional, khususnya mereka yang mencari pengalaman wisata dengan nilai edukasi, sejarah, dan keindahan alam.

Revitalisasi ini diharapkan menjadi babak baru dalam pengembangan pariwisata Karanganyar, sekaligus memperkuat sektor ekonomi kreatif dan budaya di tingkat daerah.(ks01)

Tags

Terkini