soloraya

Air Mata dan Doa Iringi Keberangkatan Jemaah Calon Haji Karanganyar Menuju Tanah Suci

KS1
Rabu, 14 Mei 2025 | 14:00 WIB
Air Mata dan Doa Iringi Keberangkatan Jamaah Calon Haji Karanganyar Menuju Tanah Suci. (KlikSoloNews/dok HarianKota)

KARANGANYAR, KLIKSOLONEWS.COM – Suasana haru dan penuh kekhidmatan menyelimuti Gedung Kebudayaan Karanganyar, Senin 13 Mei 2025, saat Bupati Karanganyar Rober Christanto secara resmi melepas keberangkatan 509 jemaah calon haji asal Karanganyar.

Prosesi pelepasan turut dihadiri Wakil Bupati Adhe Eliana, jajaran Forkopimda, tokoh agama, serta keluarga para jemaah.

Dari total jemaah calon haji, 237 merupakan laki-laki dan 272 perempuan. Mereka akan diberangkatkan ke Tanah Suci dalam dua kelompok terbang (kloter) pada 19 Mei 2025.

Kloter pertama dijadwalkan berangkat pukul 09.00 WIB dan kloter kedua pada 15.30 WIB dari Masjid Agung Madaniyah Karanganyar.

Dalam sambutannya, Bupati Rober menegaskan Pemkab Karanganyar memberikan dukungan penuh terhadap kelancaran ibadah haji warganya, tidak hanya dari sisi administratif, tetapi juga keamanan sosial.

“Kami akan tugaskan camat untuk berkoordinasi dengan kepala desa, RT, dan RW agar rumah-rumah jamaah haji tetap aman. Ini bentuk kepedulian pemerintah agar para jamaah bisa beribadah dengan tenang dan khusyuk,” ujar Rober dilansir HarianKota, jejaring KlikSoloNews.

Ia juga menekankan pentingnya gotong royong dalam penyelenggaraan ibadah haji, yang menurutnya merupakan kebanggaan bersama, bukan hanya urusan pribadi.

Momen emosional terjadi saat Rober membagikan kisah pribadinya tentang bagaimana ia dan almarhumah istrinya memutuskan untuk mendaftar haji di tengah kesulitan ekonomi.

“Saya dan istri dulu punya usaha bunga gelombang cinta. Waktu itu bisnis sedang sepi. Tapi kami berniat, kalau laku, kami daftar haji. Esok paginya, ada yang beli semua bunga kami. Itu bukan kebetulan, itu panggilan Allah,” kenangnya dengan suara bergetar.

Kisah tersebut membuat banyak hadirin terdiam dan meneteskan air mata. Rober menegaskan bahwa ibadah haji adalah perjalanan spiritual yang mengubah hidup, dan harus dijalani dengan niat tulus dan hati bersih.

Bupati juga menitipkan pesan agar para jamaah tidak lupa mendoakan Karanganyar saat berada di Tanah Suci. Ia meyakini, doa di tempat suci lebih mustajab dan bisa menjadi berkah bagi daerah.

“Selipkan satu doa untuk Karanganyar, agar daerah kita terus diberi keberkahan, kedamaian, dan dijauhkan dari musibah,” pintanya.

Wakil Bupati Adhe Eliana menambahkan, seluruh elemen pemerintahan telah disiagakan untuk menjaga rumah-rumah jemaah.

“Petugas linmas, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga aparat desa akan terlibat. Kita pastikan keluarga yang ditinggal tetap merasa aman dan terpenuhi kebutuhan dasarnya,” ungkap Adhe.

Langkah ini, menurutnya, mencerminkan pendekatan menyeluruh pemerintah daerah dalam mendukung warganya yang tengah menunaikan ibadah ke Tanah Suci.

Pelepasan 509 jemaah calon haji Karanganyar bukan sekadar seremoni tahunan. Di balik setiap keberangkatan, tersimpan harapan besar keluarga, masyarakat, dan pemimpin daerah.

Para jemaah bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa doa dan nama baik Karanganyar.

Dengan dukungan pemerintah dan masyarakat, diharapkan seluruh jamaah dapat menjalani rangkaian ibadah dengan sempurna dan kembali sebagai haji yang mabrur.

“Kami doakan panjenengan semua menjadi haji yang membawa kedamaian, keberkahan, dan semangat baru untuk Karanganyar,” tutup Bupati Rober.(KS01)

Tags

Terkini