soloraya

Kapolda Jateng Resmikan Masjid Wali dan Tekankan Profesionalisme Polri di Sukoharjo

KS1
Selasa, 8 April 2025 | 16:19 WIB
Kapolda Jateng Resmikan Masjid Wali dan Tekankan Profesionalisme Polri di Sukoharjo. (KlikSoloNews/dok Polda Jateng)

SUKOHARJO, KLIKSOLONEWS.COM – Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, melakukan kunjungan kerja ke Mapolres Sukoharjo pada Senin 7 April 2025, yang ditandai dengan peresmian Masjid Wali Polres Sukoharjo.

Masjid ini diharapkan menjadi ruang ibadah sekaligus pusat pembinaan spiritual bagi anggota Polri dan masyarakat sekitar.

Acara peresmian berlangsung dengan khidmat, dihadiri Gubernur Jawa Tengah, Pangdam IV/Diponegoro, dan unsur Forkopimda Kabupaten Sukoharjo. Kehadiran sejumlah tokoh ini menjadi simbol eratnya sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah.

Dalam arahannya, Kapolda memberikan apresiasi khusus kepada jajaran Polres Sukoharjo atas suksesnya pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2025.

Ia menilai operasi pengamanan arus mudik dan balik berjalan aman dan lancar tanpa gangguan berarti terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

"Terima kasih atas kerja keras dan dedikasi tinggi seluruh anggota. Operasi Ketupat berjalan sangat baik, mencerminkan profesionalisme yang luar biasa dari rekan-rekan semua," ungkap Irjen Ribut.

Kapolda juga menggarisbawahi pentingnya menjaga momentum dan ritme operasi hingga hari terakhir. Menurutnya, hasil optimal hanya bisa dicapai dengan konsistensi dan semangat pengabdian yang tinggi.

-
Kapolda Jateng Resmikan Masjid Wali dan Tekankan Profesionalisme Polri di Sukoharjo. (KlikSoloNews/dok Polda Jateng)

Ia turut menyampaikan rasa bangga atas capaian jajaran Polda Jateng yang berhasil menurunkan angka kecelakaan lalu lintas selama musim mudik. Keberhasilan ini pun mendapatkan perhatian positif dari Presiden RI.

Lebih jauh, Irjen Ribut menekankan bahwa Polri harus menjadi sahabat masyarakat. Ia mengingatkan agar setiap anggota tidak menjadi sumber kekecewaan publik.

"Kita lahir dari masyarakat, maka tugas kita adalah melindungi dan melayani, bukan menyakiti. Polisi yang menyakiti rakyat sama saja melukai institusinya sendiri," tegasnya.

Kepada personel muda, Kapolda berpesan untuk terus belajar, tidak mudah puas, dan rendah hati. Ia meminta agar para senior menjadi contoh positif dan membimbing anggota baru.

Kapolda juga menyoroti pentingnya kehadiran polisi dalam kehidupan masyarakat sehari-hari, terutama melalui kegiatan sambang warga dan pengaturan lalu lintas pagi. Ia menilai, kehadiran di lapangan adalah wajah nyata Polri di mata publik.

"Jangan pernah bosan memberi pelayanan terbaik. Apel, patroli, sambang—semuanya penting dan menentukan citra institusi kita," ujarnya.

Menutup arahannya, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo menegaskan bahwa tidak akan ada toleransi terhadap anggota yang melanggar aturan, karena pelanggaran sekecil apa pun bisa merusak kepercayaan masyarakat.

"Jaga nama baik institusi. Ciptakan rasa aman di Sukoharjo. Kita ingin wilayah ini kondusif agar iklim investasi dan kehidupan masyarakat terus berkembang positif," katanya.

Kapolda menutup kunjungan kerjanya dengan pesan penuh semangat, mengajak seluruh jajaran untuk menjaga solidaritas dan menjadikan Polres Sukoharjo sebagai rumah kedua yang hangat dan penuh rasa kekeluargaan.(ks01)

Tags

Terkini