SUKOHARJO, KLIKSOLONEWS.COM – Cerita inspiratif warga Sukoharjo modifikasi supercar Lamborghini habiskan dana hingg ratusan juta rupiah.
Mobil supercar Lamborghini dikenal salah satu mobil mewah di dunia. Harga mobil ini bisa menembus miliaran rupiah.
Seorang warga Kabupaten Sukoharjo dengan ide kreatifnya memodifikasi sebuah mobil mirip dengan Lamborghini. Mobil hasil modifikasi tersebut menjadi perhatian warga sekitar.
Adalah Arjo Purwanto, warga Desa Bugel, Polokarto, Kabupaten Sukoharjo yang memiliki ide kreatif untuk memodifikasi mobil supercar Lamborghini.
BACA JUGA: Wildan Abimanyu, Representasikan Karya Lukis Unik lewat Bongkahan Batu
Sekilas mobil Lamborghini sangat mirip dengan aslinya yang di pasaran otomotif seharga Rp22 miliar
Meskipun hanya replika, namun hasil modifikasi ekstrem Arjo Puwanto ini pun hasilnya sangat detail dan menyerupai bentuk aslinya meskipun belum rampung seratus persen.
berbekal pengalaman mekanik yang dipelajarinya secara autodidak, Arjo Purwanto membangun supercar dari basic mobil Mitsubishi Eterna keluaran tahun 1990.
“Mobil modifikasi ini belum 100 persen. Saat ini masih 80 persen, sudah terlihat seperti aslinya,” kata Arjo Purwanto saat ditemui di bengkel pribadinya di Desa Bugel, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo, Rabu 4 Januari 2023.
Dia mengatakan, untuk pengerjaan modifikasi replika Lamborghini tersebut, dia mengerjakan sendirian tanpa dibantu mekanik lainnya.
BACA JUGA: 6 Fakta Pencurian Ratusan Barier Besi Dishub Surakarta Terekam CCTV
“Hingga kondisi mobil 80 persen ini, saya kerjakan sendirian dan membutuhkan waktu hampir dua tahun. Saya pilih Lamborghini karena ini salah satu mobil impian,” terangnya.
-
Arjo Purwanto menjelaskan, untuk pengerjaan bodi, dia menggunakan bahan pelat yang dibentuk secara manual. Untuk mesin dan kaki kaki, dia tidak banyak melakukan perubahan.
“Ditanya berapa biaya yang sudah saya keluarkan, sudah menembus Rp100 juta lebih, itu di luar mobil Eterna,” tuturnya.
BACA JUGA: Hadapi Putaran Kedua Liga 1, Persis Solo Digenjot Penyelesaian Akhir
Walau sudah mengeluarkan ratusan juta rupiah, namun Arjo mengaku mobil modifikasinya masih belum tuntas 100 persen.
“Masih banyak PR yang harus dikerjakan agar lebih sempurna. Pengerjaan interior dan pengecatan ulang menjadi fokus utama berikutnya,” pungkas Arjo. (KS01)