Jumat, 12 Juni 2026

Cegah Erosi dan Longsor, TNI Bangun Talud 150 Meter di Lokasi TMMD Sragen

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Sabtu, 25 April 2026 | 11:23 WIB
Cegah Erosi dan Longsor, TNI Bangun Talud 150 Meter di Lokasi TMMD Sragen. (KlikSoloNews/dok)
Cegah Erosi dan Longsor, TNI Bangun Talud 150 Meter di Lokasi TMMD Sragen. (KlikSoloNews/dok)

SRAGEN, KLIKSOLONEWS.COM -  Upaya mencegah kerusakan infrastruktur akibat erosi terus dilakukan oleh TNI melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen.


Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah pembangunan talud sepanjang 150 meter di sisi jalan cor di Desa Puro.


Talud merupakan struktur penahan tanah yang berfungsi menjaga kestabilan lereng serta mencegah longsor dan pengikisan tanah. Pembangunan ini difokuskan pada titik-titik rawan yang selama ini kerap terdampak aliran air irigasi.


Pasiter Kodim 0725/Sragen, Kapten Kav Anang, menjelaskan bahwa pembangunan talud menjadi prioritas karena kondisi tanah di lokasi tergolong rentan terhadap erosi.


“Talud yang kita bangun sepanjang 150 meter di sisi kanan dan kiri jalan ini berfungsi sebagai penahan longsor dan erosi. Kedalamannya sekitar satu meter, karena kondisi tanah di lokasi cukup labil dan mudah tergerus air,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).


Ia menambahkan, tanpa adanya talud, jalan cor yang sedang dibangun berpotensi cepat rusak akibat pergerakan tanah dan aliran air yang tidak terkendali.


“Jenis tanah di sini didominasi partikel halus dengan kerapatan rendah, seperti tanah berpasir dan lanau. Jika tidak diperkuat, sangat mudah tererosi dan bisa merusak badan jalan,” imbuhnya.


Pembangunan talud ini juga merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat, khususnya para petani yang selama ini terdampak langsung oleh kondisi tersebut.


Suwarno, salah satu warga Desa Puro, mengaku bersyukur usulan warga akhirnya direalisasikan melalui program TMMD.


“Kami para petani memang sudah lama mengusulkan pembangunan talud ini. Alhamdulillah sekarang direalisasikan TNI,” katanya.


Ia berharap, dengan adanya talud dan jalan cor, akses pertanian menjadi lebih lancar, terutama saat musim panen.


“Matursuwun nggih Pak, semoga panen bulan depan jalan ini sudah bisa dipakai untuk mengangkut hasil pertanian,” ungkapnya.


Dengan pembangunan talud ini, diharapkan tidak hanya mampu mencegah erosi dan longsor, tetapi juga meningkatkan kenyamanan serta keamanan akses jalan bagi masyarakat Desa Puro.


Program TMMD pun kembali membuktikan perannya sebagai solusi nyata dalam pembangunan infrastruktur di pedesaan.(ks01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X