Jumat, 12 Juni 2026

Kapolres Sukoharjo Tekankan Pentingnya Wawasan Global di Era Age of Competition

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Rabu, 21 Januari 2026 | 13:05 WIB
Kapolres Sukoharjo Tekankan Pentingnya Wawasan Global di Era Age of Competition (Kliksolonews/dok)
Kapolres Sukoharjo Tekankan Pentingnya Wawasan Global di Era Age of Competition (Kliksolonews/dok)

SUKOHARJO, KLIKSOLONEWS.COMPolres Sukoharjo menggelar Forum Belajar Bersama untuk meningkatkan wawasan dan kemampuan personel terkait dinamika hubungan internasional dan risiko global, Selasa (20/1/2026). Kegiatan ini berlangsung di Aula R. Kusnadi Polres Sukoharjo dan diikuti sekitar 60 anggota Polri.


Kegiatan mengangkat tema “Global Risk 2026: Dunia dalam Age of Competition” dengan menghadirkan pemateri Yohanes William Santoso, S.Hub.Int., M.Hub.Int. Kegiatan dihadiri langsung oleh Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo, Wakapolres Kompol Pariastutik, para pejabat utama, Kapolsek jajaran, perwira, serta anggota Polres Sukoharjo.


Dalam sambutannya, Kapolres Anggaito menekankan pentingnya forum ini untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri. Menurutnya, dinamika global yang semakin kompleks berpotensi memengaruhi stabilitas nasional dan keamanan masyarakat di Sukoharjo.


“Di era kompetisi global, anggota Polri dituntut memiliki pola pikir adaptif, strategis, dan berwawasan global. Pemahaman terhadap risiko global menjadi bekal penting dalam mendukung tugas kepolisian yang profesional dan presisi,” ujar Kapolres.


Pemateri Yohanes William Santoso memaparkan bahwa dunia kini memasuki fase age of competition, di mana persaingan antarnegara semakin ketat di bidang ekonomi, teknologi, dan keamanan. Ia menyebut sejumlah risiko global yang mendesak di 2026, termasuk konfrontasi geoekonomi, disinformasi, polarisasi sosial, serta perubahan iklim dan cuaca ekstrem. Risiko-risiko ini saling terkait dan berpotensi memicu polycrisis yang berdampak pada stabilitas sosial, ekonomi, dan keamanan.


“Ketidakstabilan ekonomi global, konflik geopolitik, kejahatan siber, serta disinformasi dapat menimbulkan keresahan sosial, meningkatnya kriminalitas, hingga menurunnya kepercayaan publik terhadap institusi,” jelas Yohanes.


Dalam sesi tanya jawab, ditegaskan bahwa Polri harus mengedepankan langkah preventif melalui deteksi dini, intelijen, serta pendekatan humanis bersama masyarakat. Edukasi dan komunikasi sosial menjadi kunci dalam menjaga ketahanan kamtibmas di tingkat akar rumput.


Forum belajar bersama ini diharapkan mampu memperkuat kesiapan Polres Sukoharjo menghadapi dampak isu global, sekaligus meningkatkan profesionalisme personel dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. (KS2)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X