Jumat, 12 Juni 2026

Respons Aduan Warga, Polsek Mojolaban Beri Pembinaan Pelajar yang Bolos Sekolah

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Kamis, 15 Januari 2026 | 19:12 WIB
Respons Aduan Warga, Polsek Mojolaban Beri Pembinaan Pelajar yang Bolos Sekolah (Kliksolonews/dok)
Respons Aduan Warga, Polsek Mojolaban Beri Pembinaan Pelajar yang Bolos Sekolah (Kliksolonews/dok)

SUKOHARJO, KLIKSOLONEWS.COM – Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait aktivitas pelajar yang berada di luar sekolah saat jam belajar, Polsek Mojolaban melakukan pembinaan terhadap sejumlah siswa yang kedapatan membolos dan berkumpul di sebuah warung di wilayah Desa Triyagan, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo.


Pembinaan tersebut dilaksanakan di Mapolsek Mojolaban pada Kamis (15/1/2026). Para pelajar yang diamankan diketahui masih berstatus sebagai siswa tingkat SMP dan SMK yang berasal dari wilayah Kabupaten Karanganyar.


Kapolsek Mojolaban AKP Askolani Budiyanto, S.H., yang memimpin langsung kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk respons cepat kepolisian terhadap aduan warga yang merasa resah melihat pelajar tidak berada di sekolah pada jam pelajaran.


“Begitu menerima laporan dari masyarakat, anggota langsung melakukan pengecekan di lapangan, kemudian dilakukan pendataan dan pembinaan terhadap para pelajar yang berada di luar sekolah saat jam belajar,” jelas AKP Askolani.


Dalam kegiatan itu, petugas mendata tujuh pelajar dari berbagai sekolah. Demi menjaga hak dan perlindungan anak, identitas para siswa disamarkan dengan inisial, yakni M, R.N., dan A yang merupakan siswa kelas XI SMK, M.K. dan P yang duduk di kelas IX SMP, serta J dan F yang masih berstatus siswa kelas VIII SMP.


Selain melakukan pendataan, Polsek Mojolaban juga menghadirkan orang tua serta pihak sekolah masing-masing siswa. Para pelajar kemudian diberikan arahan dan pembinaan agar lebih disiplin serta tidak mengulangi perbuatan membolos sekolah.


Kapolsek Mojolaban menegaskan bahwa kegiatan tersebut bersifat edukatif dan pembinaan, bukan penegakan hukum. Ia berharap melalui langkah ini para pelajar dapat menyadari pentingnya pendidikan serta mematuhi aturan sekolah.


“Kami mengedepankan pembinaan. Harapannya anak-anak ini bisa kembali fokus belajar, sementara orang tua dan pihak sekolah turut meningkatkan pengawasan,” tegasnya.


Seluruh rangkaian kegiatan pembinaan tersebut selanjutnya dilaporkan kepada pimpinan sebagai bahan evaluasi dan langkah pencegahan ke depan. (ks2)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X